
Proyek LRT City Bermasalah, Bos Danantara Jamin Mulai Jalan Lagi Per Oktober
Jakarta – Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Dony Oskaria memastikan proyek LRT City yang sempat mangkrak akan mulai lagi 1 Oktober 2026.
Dony mengatakan permasalahan LRT City ini sudah dibahas secara internal oleh BP BUMN dan Danantara, lengkap dengan rapat bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait demi menyelesaikan masalah proyek milik PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
“Sudah, kami di internal sudah rapat kemarin. Kan sesuai dengan janji tanggal 1 Oktober akan mulai pembangunan. Itu commit,” kata Dony di Jakarta, Selasa (29/9).
Lebih lanjut saat ditanya terkait nasib konsumen apakah akan mendapatkan penyerahan unit atau pengembalian dana (refund), Dony menjelaskan bahwa skema penanganan akan disesuaikan dengan opsi dan kondisi masing-masing pembeli.
“Tergantung, nanti kan kita sudah putuskan dengan mereka, ada beberapa yang memang harus dikembalikan, refund, nanti refund. Yang unit, tentu unit,” jelas Dony.
Dony menekankan bahwa opsi refund membutuhkan perhitungan yang sangat teliti. Pasalnya, mayoritas konsumen membeli unit apartemen dengan skema Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) melalui perbankan, di mana terdapat porsi bunga cicilan yang sudah masuk ke bank.
“Karena kan refund itu juga harus dilihat oleh teman-teman sekalian, bahwa mereka mencicilkan ke bank. Nanti tentu akan, kalau belum selesai cicilannya tentu akan ada dispute yang kita khawatirkan. Kasihan kan, karena kan itu ada komponen bunganya disitu kan,” terangnya.
“Misalkan kamu sudah cicil ini Rp 100 juta, tapi di Rp 100 juta itu kan ada komponen bunganya di dalamnya kan, yang diambil oleh bank kan. Nah ini nanti kan hitung-hitungnya akan agak berlebih, tapi kita semua kita bereskan,” tambah Dony.
Baca:Tepis Sunset Industry, Danantara Sebut Industri Tekstil Bakal Dapat Tax Holiday



