
Prabowo Undang Rapat Jusuf Kalla Di Istana
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto undang rapat bekas Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa siang (4/2/2025). Prabowo didampingi sejumlah menteri, yakni Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
“Saya mendampingi Bapak Presiden. Beliau mau pertemuan, kami mendampingi. Ya, sepertinya dengan Pak JK,” kata Menteri Amran Sulaiman saat ditanya wartawan tentang undangan rapat Prabowo kepada JK itu, begitu tiba di halaman Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa siang (4/2/2025).
Menteri Pertanian itu enggan memerinci masalah yang dibahas dalam undangan rapat itu. Dia berjanji akan menyampaikannya setelah pertemuan selesai. Amran juga enggan menjawab pertanyaan wartawan tentang apakah pertemuan itu membahas tentang distribusi liquified petroleum gas (LPG) 3 Kilogram.
Tak lama setelah Amran masuk ke kompleks Istana Kepresidenan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia juga tiba di halaman Istana Kepresidenan. Bahlil yang baru saja menggelar inspeksi mendadak ke sejumlah pangkalan LPG 3 Kg di Jakarta mengaku akan melaporkan hasil kegiatannya pada Selasa pagi tadi.
“Saya tadi sidak ‘kan ya, turun ke lapangan untuk mengecek tentang kondisi terakhir. Alhamdulillah semua sudah mulai melakukan perbaikan yang cukup bagus dan kondisinya tidak seperti kemarin,” kata Bahlil.
Bahlil mengatakan bahwa pengecer LPG 3 kg dapat kembali beroperasi pada hari Selasa ini. Namun, berganti nama menjadi subpangkalan. Tujuan pengoperasian kembali pengecer LPG 3 kg, yakni untuk menormalkan kembali jalur distribusi gas bersubsidi tersebut.
Pengecer yang kini berubah nama menjadi subpangkalan, kata Bahlil, dibekali aplikasi Pertamina yang bernama MerchantApps Pangkalan Pertamina. Melalui aplikasi itu, pengecer bisa mencatat siapa yang membeli, berapa jumlah tabung gas yang dibeli, hingga harga jual dari tabung gas itu. Oleh karena itu, masyarakat yang membeli LPG 3 kg di pengecer juga diwajibkan untuk membawa KTP.
Seusai acara, barulah Menteri Amran membeberkan isi undangan rapat Presiden Prabowo Subianto dengan Bekas Wakil Presiden Jusuf Kalla. Presiden Prabowo dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, kata dia, berbincang tertutup selama 1,5 jam.
Menurut Amran dalam rapat itu Jusuf Kalla memberikan masukan tentang cara menyerap gabah yang baik. “Pak JK memberi masukan, karena beliau banyak pengalaman, memberi masukan bagaimana ke depan. Bagaimana serap gabah, bagaimana dulu revolusi hijau, bagaimana Bimas memberi masukan. Dan itu adalah masukan yang baik untuk kami,” kata Amran.
Ketika ditanya apakah dalam rapat itu juga dibahas persoalan distribusi LPG , Amran mengatakan bahwa hal itu akan disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. “Nanti Menteri ESDM yang sampaikan,” ujarnya.
Baca dong: bahlil-mendadak-dipanggil-presiden-prabowo-perintahkan-ini/

