Neymar dan Thiago Mendes Kembali Berseteru, Salaman Dingin Warnai Duel Vasco Da Gama vs Santos

Neymar dan Thiago Mendes Kembali Berseteru, Salaman Dingin Warnai Duel Vasco Da Gama vs Santos

Rivalitas panjang antara Neymar (Santos) dan Thiago Mendes (Vasco da Gama) kembali memanas usai gelandang Vasco da Gama tersebut secara terang-terangan mengabaikan ajakan salaman dari sang superstar Santos jelang laga di Stadion São Januário, Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (16/8/2026) waktu setempat.

Dalam pertandingan tersebut, Santos menang telak 3-0 atas Vasco da Gama di São Januário lewat gol Gabigol, Willian Arão, dan Luan Peres yang bersarang beruntun di babak kedua. Kemenangan ini membawa Santos keluar dari zona degradasi, sementara Vasco kini mencatat tujuh laga beruntun tanpa kemenangan di Brasileirão.

Momen dingin tersebut langsung memicu reaksi luas di media sosial, termasuk dari kalangan terdekat Neymar yang ikut buka suara menanggapi babak terbaru dari perseteruan yang bermula sejak masa kedua pemain masih berkarier di Ligue 1.

Ketegangan sudah terasa di Stadion São Januário bahkan sebelum peluit kick-off dibunyikan. Dalam sesi salaman tradisional sebelum laga antara tuan rumah Vasco da Gama melawan tamunya Santos, Mendes sengaja membiarkan Neymar “menggantung” tanpa menyambut uluran tangannya.

Momen tersebut terekam kamera dan langsung viral, hingga memicu respons dari akun media sosial resmi Neymar yang mengunggah emoji kekecewaan. Suasana semakin memanas dengan aksi suporter tuan rumah yang membagikan topeng bergambar wajah Neymar menangis di sekitar stadion.

Sahabat dekat Neymar, Jota Amancio, turut melontarkan kritik tajam terhadap sikap gelandang Vasco tersebut. Ia mengutip kisah terkenal legenda Brasil, Ronaldinho, yang pernah menyinggung Zlatan Ibrahimovic soal perbedaan karakter antara pemain kelas superstar yang cenderung santai dengan pemain biasa yang kerap dipenuhi ego berlebih.

Perseteruan kedua pemain ini sejatinya bukan hal baru. Akar permusuhan mereka berawal dari insiden kelam pada 2020, saat laga Ligue 1 mempertemukan Paris Saint-Germain (klub Neymar kala itu) dan Lyon (klub Mendes kala itu).

Kala itu, Mendes menerima kartu merah usai melakukan tekel keras nan ceroboh yang mengakibatkan cedera serius pada pergelangan kaki Neymar. Meski Mendes sempat menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, insiden tersebut rupanya masih membekas hingga kini.

Ayah Neymar, Neymar Senior, bahkan sempat melontarkan kritik keras terhadap tekel tersebut kala itu, menyebutnya sebagai tindakan tidak bertanggung jawab dan penuh kekerasan yang menerobos ruang gerak lawan tanpa itikad bertahan, sembari mempertanyakan mengapa korban justru sering kali disalahkan dalam situasi semacam itu.

Ketegangan antara keduanya kembali tersulut awal tahun ini setelah sama-sama kembali berkarier di kompetisi Brasil, memuncak dalam sebuah konfrontasi panas pada babak pertama laga terbaru mereka. Neymar yang tampak frustrasi usai menerima pelanggaran sempat berhadapan langsung dengan Mendes, hingga terjadi insiden fisik yang membuat Neymar terjatuh usai wajahnya tersentuh oleh Mendes.

Kedua pemain sama-sama menerima kartu kuning akibat insiden tersebut, sementara adu mulut di antara keduanya dikabarkan masih berlanjut hingga ke lorong pemain saat jeda babak pertama.

Menanggapi insiden tersebut kepada media usai pertandingan, Neymar melontarkan penilaian tegas terhadap karakter lawannya, menyebut Mendes sebagai sosok yang selalu ingin memicu keributan dan bergaya sok jago, bahkan menyebutnya dengan sebutan kasar dalam wawancaranya bersama Sportv.

Ketegangan di lapangan turut tercermin dari suasana tribun penonton, di mana suporter Vasco kompak menyasar Neymar sepanjang laga berlangsung. Aksi pembagian topeng provokatif serta sambutan tidak bersahabat saat sesi pemanasan menegaskan betapa personalnya rivalitas ini bagi kedua pemain maupun basis pendukung masing-masing klub.

Seiring bergulirnya musim Brasileirão, kedua klub kini dihadapkan pada sejumlah agenda penting di level domestik maupun kontinental.

Vasco dijadwalkan menghadapi Olimpia di ajang CONMEBOL Sudamericana sebelum melanjutkan laga berat kontra Palmeiras di kompetisi liga. Sementara itu, Santos akan berupaya bangkit lewat laga Sudamericana mereka melawan Macará.

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha