
Menkeu Purbaya Warning Ini Soal Modal Rp3 M KDMP
Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan soal suntikan dana Rp3 Miliar buat Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP. Menurutnya, anggaran itu harus cukup untuk operasional koperasi merah putih bukan semata biaya kontruksi infrastruktur koperasi.
Menkeu Purbaya buka-bukaan soal modal Koperasi Desa Merah Putih sebesar Rp 3 miliar. Menurutnya modal tersebut diberikan bukan cuma untuk melakukan konstruksi infrastruktur koperasinya saja, namun juga untuk operasional koperasi.
Modal Rp 3 miliar per koperasi itu didapatkan dananya dari pinjaman yang dilakukan pemerintah kepada Himbara alias bank-bank BUMN.
Purbaya menekankan uang Rp 3 miliar harus bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur sekaligus operasional. Baginya, uang sebesar merupakan modal yang sungguh besar untuk membangun sebuah gerai koperasi, seharusnya uangnya tidak habis hanya untuk konstruksi gerai.
“Tapi untuk saya sih kelihatannya modalnya cukup karena ambil dari bank aja cukup besar, ada sebagian yang belum dipakai sekarang jadi harusnya untuk operasional tambahan kalau diperlukan bisa mereka,” jelas Purbaya di Jakarta, Rabu (16/7).
Dia mengaku tak bisa mengatur penggunaan uang modal Kopdes, hanya saja menurut hitung-hitungannya modal Rp 3 miliar sudah sangat cukup untuk operasional bukan hanya untuk konstruksi gerai.
“Tapi itu kan bukan wewenang saya, mereka yang ngatur saya nggak ngerti. Pokoknya, kalau saya, dihitung-hitung aja cukup,” ujar Purbaya.
Purbaya menerangkan pihaknya sendiri bertugas untuk membayar cicilan pinjaman Kopdes Merah Putih ke bank pelat merah. Caranya adalah membayar cicilan dengan mengambil 2/3 dari Dana Desa yang dikucurkan pemerintah.
Baca:Ada Koperasi Merah Putih Cuma Untung Rp78 Ribu Per 6 Bulan, Ini Kata Menkop Ferry



