
Kenali Penyakit Limfoma Dan Gejalanya
Depok – Penyakit Limfoma adalah istilah yang digunakan untuk kanker dalam sistem limfatik (jaringan, pembuluh darah, dan organ yang membantu tubuh melawan infeksi).
Limfoma juga dapat disebut kanker darah karena kondisi ini terjadi pada sel darah putih (limfosit) di Sistem Limfatik, yang tumbuh di luar kendali dan tidak bekerja dengan baik.
Limfoma biasanya berbentuk benjolan di bagian tubuh, disebabkan oleh perubahan genetik yang terjadi secara spontan selama pembelahan sel. Dalam kebanyakan kasus, tidak memungkinkan untuk menentukan mengapa hal ini terjadi, namun, diperkirakan bahwa beberapa faktor genetik atau lingkungan dapat meningkatkan risiko.
Ada 2 jenis penyakit Limfoma, yaitu Limfoma Hodgkin dan Limfoma non-Hodgkin.
Limfoma Hodgkin ditandai dengan deteksi sel-sel abnormal lebih besar yang disebut sel Reed-Sternberg di kelenjar getah bening. Limfoma Hodgkin umum diderita oleh orang-orang berusia antara 15 dan 40 tahun dan 55 tahun ke atas. Jenis limfoma ini lebih jarang dijumpai, hanya sekitar 10% dari semua kasus limfoma.

Limfoma Non-Hodgkin angak penderitanya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan limfoma Hodgkin, dan boleh dibagi limfoma agresif (tumbuh cepat) atau limfoma tidak agresif (tumbuh lambat). Limfoma non-Hodgkin ganas termasuk diffuse large B-cell lymphoma (DLBCL), sedangkan Limfoma non-Hodgkin tidak agresif termasuk Limfoma folikel (FL). Dalam beberapa kasus, Limfoma tidak agresif juga dapat berkembang menjadi Limfoma agresif. Pada Limfoma non-Hodgkin, risiko meningkat seiring bertambahnya usia, dengan sebagian besar pasien yang didiagnosis berusia 60 tahun ke atas.
Diagnosis Limfoma biasanya dilakukan ketika menyelidiki beberapa gejala umum Limfoma, seperti demam, keringat basah kuyup di malam hari, penurunan berat badan secara drastis, pembengkakan kelenjar getah bening, kulit bercak merah-merah dan gatal, sesak napas, kelelahan terus-menerus atau letih/lesu. Jika dokter mencurigai adanya Limfoma, maka akan dilakukan pemeriksaan fisik dan berbagai tes untuk mengonfirmasi diagnosis.
Sistem Limfatik
Sistem limfatik atau getah bening adalah bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang terdiri dari berbagai organ, pembuluh darah, dan jaringan yang tersebar ke seluruh tubuh. Salah satu fungsi utamanya adalah untuk memproduksi dan melepaskan sel darah putih yang disebut limfosit, untuk membantu tubuh melawan infeksi dan zat asing lainnya. Tidak seperti organ tunggal (seperti jantung), sistem limfatik terdiri dari beberapa komponen yang saling bekerja sama untuk melindungi tubuh dari patogen dan menjaga keseimbangan cairan.
Sistem Limfatik terdiri dari:
- Sumsum tulang
- Tonsil
- Timus (kelenjar yang terletak di belakang tulang dada)
- Limpa
- Kelenjar getah bening
- Pembuluh limpa



