Jet Tempur AS Jatuh Di Laut Merah Setelah Bombardir Yaman

Jet Tempur AS Jatuh Di Laut Merah Setelah Bombardir Yaman

Washington – Sebuah pesawat jet tempur Amerika Serikat (AS) senilai jutaan dolar jatuh setelah gagal mendarat di kapal induk Harry S. Truman. Pesawat jet tempur itu kemudian jatuh ke Laut Merah. Ini merupakan jet kedua AS yang “hilang” dari kapal induk dalam waktu seminggu.

Kejadian itu berlangsung pada hari Selasa. Jet tempur F/A-18F Super Hornet dengan dua tempat duduk bernilai sekitar US$67 juta (Rp 1,1 Triliun) jatuh ke laut setelah upaya untuk memperlambatnya saat mendarat gagal.

Seorang pejabat pertahanan mengatakan kepada Institut Angkatan Laut AS bahwa pesawat jet tempur itu jatuh setelah kait gagal menangkap kawat penahan di kapal induk.

“Penahanan gagal, menyebabkan pesawat jet jatuh ke laut,” kata pejabat pertahanan itu, seraya menambahkan kedua penerbang berhasil melontarkan diri dengan selamat dan diselamatkan oleh helikopter.

Sebelumnya, pesawat jet lain jatuh dari kapal induk yang sama pada tanggal 28 April dalam sebuah kecelakaan yang melukai seorang pelaut. Ini juga menyeret traktor yang menarik pesawat tempur itu ke laut.

Akhir tahun lalu, sebuah F/A-18 yang beroperasi di lepas pantai Truman hilang setelah secara keliru ditembak jatuh oleh kapal penjelajah berpeluru kendali USS Gettysburg. Kedua pilot selamat dari insiden itu.

Truman adalah salah satu dari 2 kapal induk AS yang beroperasi di Timur Tengah, tempat pasukan AS telah menggempur pemberontak Huthi Yaman dengan serangan sejak pertengahan Maret dalam upaya untuk mengakhiri ancaman yang mereka timbulkan terhadap kapal-kapal di wilayah tersebut. Mediator Oman mengatakan pada hari Selasa bahwa AS dan Huthi telah menyetujui gencatan senjata.

Baca dong: Jet Tempur AS Ditembak Jatuh Rudal Kawan Sendiri

Share Here: