
Gubernur BI Tepis Kekhawatiran Rupiah Melemah Rp18.110/US$
Jakarta – Gubernur BI, Destry Damayanti buka suara terkait dengan rupiah pasar spot yang pada pembukaan tadi pagi sudah menyentuh angka Rp18.110/US$.
Destry menilai volatilitas yang terjadi masih tergolong biasa. Meski demikian, BI akan tetap menelusuri akar penyebab pergerakan rupiah tersebut.
“Tidak, tidak, volatility biasa, Tapi kita akan terus ada monitor lah. Kita lihat root cause-nya ini juga,” kata Destry di jakarta, Senin (26/10/2026).
Destry juga menyebut bahwa saat ini pergerakan rupiah bergantung pada penawaran dan permintaan nilai tukar pada hari ini sembari memastikan untuk terus memantau pasar.
“Ya ini tergantung supply demand hari ini ya mungkin lagi. Ya pokoknya tetap lah kita monitor. Kita monitor pergerakannya,” kata Gubernur BI Destry.
Baca dong: Dolar AS Setrong Di Level Rp 18.140



