
Gerakan Pangan Murah Polri, Kapolri Tinjau Distribusi 310 Ton Beras SPHP
Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan Polri sudah mendistribusikan 310,25 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di empat Polda jajaran yakni, Jawa Tengah, Banten, Jawa Timur dan Kalimantan Barat. Distribusi beras ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri yang puncaknya akan diselenggarakan serentak pada 13 agustus mendatang.
Kapolri meninjau distribusi beras SPHP dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (8/8).
“Sampai saat ini, Polri berhasil mendistribusikan 310,25 ton beras,” kata Kapolri Listyo Sigit.
Pendistribusian 310,25 ton beras tersebut terdiri dari, 283,75 ton di wilayah Polda Jateng, 14 ton di wilayah Polda Banten, dan 10 ton di wilayah Polda Jatim. Serta, Polda Kalbar mendistribusikan sebanyak 2,5 ton beras SPHP.
Listyo Sigit menyebut, kegiatan ini wujud dukungan Polri terhadap Pemerintah untuk menyukseskan program stabilisasi pasokan dan harga pangan.
“Gerakan pangan murah Polri bertujuan untuk mencegah gejolak harga agar tetap terjangkau di tingkat konsumen, menjaga ketersediaan pasokan, serta mengendalikan inflasi melalui pemanfaatan cadangan beras pemerintah,” ujar Kapolri.
Menurut Listyo Sigit, puncak acara kegiatan ini nantinya bakal dilaksanakan secara serentak baik di tingkat Mabes, Polda hingga Polres jajaran pada tanggal 13 atau 14 Agustus 2024.
“Selain itu, dalam kegiatan ini, Polri juga menyediakan komoditas tambahan seperti minyak goreng, telur, gula, dan tepung yang dijual dengan harga lebih terjangkau sehingga diharapkan dapat meringankan beban masyarakat,” tutupnya.
Baca dong:Dua TSK Korupsi CSR BI OJK Sulap Dana Rutilahu Jadi Showroom



