Ga Kapok, Kritik Sosial Band Sukatani Lewat Rilis ‘Tumbal Proyek’

Ga Kapok, Kritik Sosial Band Sukatani Lewat Rilis ‘Tumbal Proyek’

Jakarta – Masih ingat viral Band Sukatani? Gegara single ‘bayar, bayar, bayar’ yang menyoroti praktik aparat di lapangan, duo musisi itu di-intimidasi polisi. Nyatanya, peristiwa itu tidak membuat kapok band asal Purbalingga, Jawa tengah untuk kembali menyuarakan keresahannya. Kini giliran kritik sosial-nya lewat ‘Tumbal Proyek’.

Dirilis melalui label Avant Gardent Records pada Ahad, 20 April 2025, lagu ini menandai kembalinya Novi alias Twister Angel (vokal) dan Al alias Alectroguy (gitar) setelah sempat mengalami sejumlah tekanan dan pembungkaman karya seni pada Februari lalu.

Proyek kali ini, mereka menggandeng seniman jalanan asal Magelang, Gindring Waste. Gindring dipercaya untuk menggarap artwork ‘Tumbal Proyek’, yang bernuansa horor dengan sindiran sosial, yang menjadi identitas Sukatani.

“Sukatani – Tumbal Proyek sudah bisa didengarkan di semua digital streaming platforms. Awas! Mungkin anda selanjutnya.” tulis mereka di akun Instagram @sukatani.band pada MInggu (20/4) pekan lalu.

Mitos Tumbal Proyek Dan Sosok Berdasi Bermuka Setan

‘Tumbal Proyek’ bagi Band Sukatani diinterpretasikan sebagai kematian atas nama pembangunan.

“‘Tumbal Proyek’ adalah kematian yang acapkali dipermaklumkan dengan mengatasnamakan pembangunan. Entah itu proyek pembangunan jembatan, jalan beraspal, maupun pabrik batu bara,” tulis Sukatani dalam Instagramnya.

“Orang yang mati dianggap tak punya harga diri, orang tak bernyawa dianggap tak berguna hingga lebih baik ditumbalkan saja,” tambahnya.

Bagi Sukatani, nyawa manusia tak boleh menjadi kompensasi yang dibayarkan demi mewujudkan proyek tertentu.

Band Sukatani ingin lagu berdurasi 3 menit 57 detik itu, membawa pendengar seolah berada di sebuah desa, ketika cerita-cerita hantu sering menghiasi percakapan malam, menciptakan suasana yang mencekam dan membuat tidur terasa gelisah.

“Kita memang mesti mencurigai orang-orang baik di sekitar kita. Jangan-jangan mereka sedang mencari tumbal proyek,” tulis Sukatani merujuk pada sosok pejabat berdasi bermuka setan pada gambar rilis lagunya.

Baca dong:Pernyataan Terbaru Band Sukatani Setelah Lama Memilih Diam

Share Here: