Elon Musk Peringatkan Amerika Serikat Menuju Bangkrut

Elon Musk Peringatkan Amerika Serikat Menuju Bangkrut

Washington – Kepala Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) Amerika Serikat, Elon Musk, mengingatkan bahwa Amerika Serikat sedang menuju bangkrut. Peringatan terbaru tentang kondisi keuangan negara itu diungkapkan Musk setelah dalam beberapa pekan terakhir ia mengeluarkan serangkaian manuver untuk memangkas pengeluaran.

Dalam pernyataannya, Musk mengatakan bahwa Amerika Serikat menuju bangkrut jika tidak ada pemangkasan anggaran. Secara khusus, Musk menunjuk pada defisit anggaran negara, yang mencapai US$ 1,8 triliun (Rp 29.475 triliun) pada tahun fiskal lalu, dan menargetkan pembayaran bunga tinggi atas utang publik.

“Tidaklah opsional bagi Washington untuk mengurangi pengeluaran federal. Itu penting,” ujarnya dikutip AFP, Rabu (12/2/2025).

Pernyataan ini muncul saat pemerintahan Trump menemukan dirinya dalam jalur yang bertentangan dengan pengadilan Amerika Serikat. Sebab, hakim federal mempertanyakan legalitas tindakan pemangkasan biaya Gedung Putih. Sebab, rencana pemangkasan anggaran Trump telah menutup beberapa lembaga federal dan merumahkan sejumlah pegawai.

Berbagai tuntutan hukum berupaya menghentikan tindakan yang oleh para penentangnya digambarkan sebagai perebutan kekuasaan yang ilegal. Sementara itu, tim Musk telah bergerak melalui lembaga-lembaga federal untuk membekukan program bantuan dan mendorong pengurangan tenaga kerja.

Ketika diminta menanggapi para penentangnya, milyarder Amerika Serikat itu mengatakan bahwa warga Amerika memilih “reformasi pemerintah yang besar,” sebuah isu yang sering kali dibicarakan oleh Trump dalam forum kampanye umum.

“Saya berusaha untuk bersikap se-transparan mungkin,” kata Musk, saat ditanya tentang potensi konflik kepentingan.

Peran Musk menghadapi penentangan keras sebagian karena perusahaannya telah memiliki kontrak besar dengan pemerintah AS. Tim reformasi DOGE telah memicu kekhawatiran di antara para kritikus juga dengan mendapatkan akses melalui Departemen Keuangan AS ke data sensitif. Namun Musk justru mengingatkan bahwa Amerika Serikat menjelang bangkrut.

Share Here: