Dzikir Pagi, Ali Imran Ayat 139: Mukmin Menjaga Mental Tidak Merasa Lemah Dan Bersedih

Dzikir Pagi, Ali Imran Ayat 139: Mukmin Menjaga Mental Tidak Merasa Lemah Dan Bersedih

Jakarta – Kita sebagai umat muslim beruntung memiliki mukjizat agung yakni Al-quran, yang menjadi petunjuk dan pegangan kita dalam perilaku keseharian. Dalam kandungan surat dan setiap ayatnya, memiliki makna agung yang jika diimani dan dipraktekkan dengan benar, insyaAllah jadi tuntunan hidup paling mulia. Salah satunya adalah Surat Ali Imran Ayat 139. Apa dan bagaimana makna ayat ini, berikut tafsir selengkapnya.

Surat Ali Imran Ayat 139:

وَلَا تَهِنُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَنْتُمُ الْاَعْلَوْنَ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

Arab Latin: Wa lā tahinū wa lā taḥzanū wa antumul-a‘launa in kuntum mu’minīn(a).

Artinya: Janganlah kamu (merasa) lemah dan jangan (pula) bersedih hati, padahal kamu paling tinggi (derajatnya) jika kamu orang-orang mukmin.

Tafsir Ringkas Kemenag:
Setelah menjelaskan sunatullah dan bagaimana kesudahan orangorang yang melanggar sunatullah tersebut, pada ayat ini Allah memberi motivasi agar kesedihan akibat kegagalan dalam Perang Uhud tidak berkepanjangan. Dan janganlah kamu merasa lemah menghadapi musuh, dan jangan pula bersedih hati karena kekalahan dalam Perang Uhud, sebab kamu paling tinggi derajatnya di sisi Allah, jika kamu orang beriman dengan sebenar-benarnya.

Wallohu A’lam Bishowab.

Baca:Dzikir Pagi, Al-An’am Ayat 134: Berprasangka Baiklah, Tidak Akan Terlewat Apa Yang Sudah Allah Tetapkan

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha