
Dzikir Pagi, Al-Muzzammil Ayat 11: Mukmin Berusaha, Biarkan Allah Yang Bertindak Sisanya
Jakarta – Kita sebagai umat muslim beruntung memiliki mukjizat agung yakni Al-quran, yang menjadi petunjuk dan pegangan kita dalam perilaku keseharian. Dalam kandungan surat dan setiap ayatnya, memiliki makna agung yang jika diimani dan dipraktekkan dengan benar, insyaAllah jadi tuntunan hidup paling mulia. Salah satunya adalah Surat Al-Muzzammil Ayat 11. Apa dan bagaimana makna ayat ini, berikut tafsir selengkapnya.
Surat Al-Muzzammil Ayat 11:
وَذَرْنِيْ وَالْمُكَذِّبِيْنَ اُولِى النَّعْمَةِ وَمَهِّلْهُمْ قَلِيْلًا
Arab Latin: Wa żarnī wal-mukażżibīna ulin-na‘mati wa mahhilhum qalīlā(n).
Artinya: Biarkanlah Aku (yang bertindak) terhadap para pendusta yang memiliki segala kenikmatan hidup dan berilah mereka penangguhan sementara.
Tafsir Ringkas Kemenag:
Setelah segala cara ditempuh untuk mengajak kaum musyrik beriman, ternyata mereka tetap musyrik, maka tidak perlu berkecil hati, karena Allah yang akan membalas mereka. Dan biarkanlah Aku yang bertindak terhadap orang-orang yang mendustakan, yang memiliki segala kenikmatan hidup, dan berilah mereka penangguhan sebentar saja.
Ayat ini memerintahkan supaya Muhammad saw mengembalikan urusannya kepada Allah dalam menghadapi pendusta-pendusta agama yang kaya raya dan bermegah-megahan dengan kekayaan itu. Allah-lah yang akan menyiksa mereka dengan azab yang telah disiapkan-Nya untuk mereka.
Wallohu A’lam Bishowab.
Baca:Dzikir Pagi, Al-Qosos Ayat 24: Di Tengah Ketidakberdayaan, Nabi Musa AS Panjatkan Doa Ini



