Dzikir Pagi, Al-Isra Ayat 18: Allah Beri Ganjaran Sesuai Amal Perbuatannya

Dzikir Pagi, Al-Isra Ayat 18: Allah Beri Ganjaran Sesuai Amal Perbuatannya

Jakarta – Kita sebagai umat muslim beruntung memiliki mukjizat agung yakni Al-quran, yang menjadi petunjuk dan pegangan kita dalam perilaku keseharian. Dalam kandungan surat dan setiap ayatnya, memiliki makna agung yang jika diimani dan dipraktekkan dengan benar, insyaAllah jadi tuntunan hidup paling mulia. Salah satunya adalah Surat Al-Isra Ayat 18. Apa dan bagaimana makna ayat ini, berikut tafsir selengkapnya.

Surat Al-Isra Ayat 18:

مَنْ كَانَ يُرِيْدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهٗ فِيْهَا مَا نَشَاۤءُ لِمَنْ نُّرِيْدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهٗ جَهَنَّمَۚ يَصْلٰىهَا مَذْمُوْمًا مَّدْحُوْرًا

Arab Latin: Man kāna yurīdul-‘ājilata ‘ajjalnā lahū fīhā mā nasyā’u liman nurīdu ṡumma ja‘alnā lahū jahannam(a), yaṣlāhā mażmūmam madḥūrā(n).

Artinya: Siapa yang menghendaki kehidupan sekarang (duniawi) Kami segerakan baginya di (dunia) ini apa yang Kami kehendaki bagi siapa yang Kami kehendaki. Kemudian, Kami sediakan baginya (neraka) Jahanam. Dia akan memasukinya dalam keadaan tercela lagi terusir (dari rahmat Allah).

Tafsir Ringkas Kemenag:
Allah memberikan pembalasan berupa ganjaran atau siksaan kepada manusia sesuai amal perbuatannya. Ayat ini menyatakan, “Barang siapa yang hanya menghendaki kehidupan sekarang, yaitu kehidupan duniawi dan ia tidak beriman kepada kehidupan akhirat, maka Kami segerakan baginya di dunia ini apa yang Kami kehendaki dari apa yang diharapkannya, seperti kedudukan sosial yang tinggi atau harta yang banyak, bagi orang yang Kami kehendaki, yaitu mereka yang berusaha meraihnya dengan memenuhi syarat dan ketentuan, bukan untuk semua orang yang menghendakinya. Kemudian Kami sediakan baginya di akhirat neraka Jahanam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir dari rahmat Allah.

Wallohu A’lam Bishowab.

Baca:Dzikir Pagi, Al-Kahfi Ayat 30: Allah Tidak Menyia-nyiakan Amal Perbuatan Mukmin

Share Here: