
Dzikir Pagi, Al-Fajr Ayat 29-30: Iman Dan Amal, Allah Panggil Jiwa Tenang Masuk Dalam Surga
Jakarta – Kita sebagai umat muslim beruntung memiliki mukjizat agung yakni Al-quran, yang menjadi petunjuk dan pegangan kita dalam perilaku keseharian. Dalam kandungan surat dan setiap ayatnya, memiliki makna agung yang jika diimani dan dipraktekkan dengan benar, insyaAllah jadi tuntunan hidup paling mulia. Salah satunya adalah Surat Al-Fajr Ayat 29-30. Apa dan bagaimana makna ayat ini, berikut tafsir selengkapnya.
Surat Al-Fajr Ayat 29-30:
فَادْخُلِيْ فِيْ عِبٰدِيْۙ
وَادْخُلِيْ جَنَّتِيْ
Arab Latin:
29. Fadkhuli fī ‘ibādī.
30. Wadkhulī jannatī.
Artinya:
29. Lalu, masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku
30. dan masuklah ke dalam surga-Ku!
Tafsir Ringkas Kemenag:
Maka kini masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku yang saleh, seperti para nabi, orang yang jujur, pecinta kebenaran, dan syuhada.
Dan masuklah bersama mereka ke dalam surga-Ku yang telah Aku persiapkan untukmu, surga yang penuh kenikmatan. Kekal-lah di sana selama-lamanya. Terima dan nikmatilah anugerah-Ku yang agung ini.
Dalam ayat-ayat ini, Allah memanggil jiwa yang tenang dan damai ketika diwafatkan, yaitu jiwa yang suci karena iman dan amal saleh yang dikerjakannya, sehingga memperoleh apa yang dijanjikan Allah kepadanya.
Jiwa itu diminta Allah untuk pulang memenuhi panggilan-Nya dengan menghadap kepada-Nya kembali dengan perasaan puas dan senang karena telah memenuhi perintah-perintah-Nya waktu hidup di dunia.
Allah juga puas dan senang kepadanya karena sudah menjalankan perintah-perintah-Nya. Setelah datang kepada-Nya, jiwa itu dipersilakan Allah masuk ke dalam kelompok hamba-hamba-Nya, yaitu ke dalam surga-Nya.
Wallohu A’lam Bishowab.



