Dzikir Pagi, Al-An’am Ayat 82: Keimanan Mendapatkan Rasa Aman Dan Petunjuk

Dzikir Pagi, Al-An’am Ayat 82: Keimanan Mendapatkan Rasa Aman Dan Petunjuk

Jakarta – Kita sebagai umat muslim beruntung memiliki mukjizat agung yakni Al-quran, yang menjadi petunjuk dan pegangan kita dalam perilaku keseharian. Dalam kandungan surat dan setiap ayatnya, memiliki makna agung yang jika diimani dan dipraktekkan dengan benar, insyaAllah jadi tuntunan hidup paling mulia. Salah satunya adalah Surat Al-An’am Ayat 82. Apa dan bagaimana makna ayat ini, berikut tafsir selengkapnya.

Surat Al-An’am Ayat 82:

اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَلَمْ يَلْبِسُوْٓا اِيْمَانَهُمْ بِظُلْمٍ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمُ الْاَمْنُ وَهُمْ مُّهْتَدُوْنَ

Arab Latin: Al-lażīna āmanū wa lam yalbisū īmānahum biẓulmin ulā’ika lahumul-amnu wa hum muhtadūn(a).

Artinya: Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), merekalah orang-orang yang mendapat rasa aman dan mendapat petunjuk.

Tafsir Ringkas Kemenag:
Karena sama sekali tidak ada jawaban dari kaum Nabi Ibrahim yang durhaka tersebut, akhirnya Nabi Ibrahim sendiri menegaskan sebuah prinsip penting bahwa orang-orang yang beriman kepada Allah Yang Maha Esa dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman, yakni syirik (Lihat: Surah Luqman/31: 13), mereka itulah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah. Mereka adalah orang-orang yang mendapat rasa aman dari Allah yang mereka sembah, dan mereka mendapat petunjuk secara sempurna.

Wallohu A’lam Bishowab.

Baca:Dzikir Pagi, Al-Anbiya Ayat 47: Ingat, Ada Timbangan Amal Paling Akurat Pada Hari Kiamat

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha