Duka Mendalam, Kapolri: Eyang Meri Jadi Pelita Keteladanan Generasi Penerus Polri

Duka Mendalam, Kapolri: Eyang Meri Jadi Pelita Keteladanan Generasi Penerus Polri

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan duka cita mendalam atas berpulangnya istri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani atau Eyang Meri.

Bagi Kapolri, sosok Eyang Meri dianggap bukan sekadar saksi sejarah, melainkan sebagai pelita keteladanan dan inspirasi nyata bagi seluruh generasi penerus Polri dan Bhayangkari.

Seperti apa sosok istri tokoh besar kepolisian itu di mata Kapolri, berikut pernyataan lengkapnya.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Saya selaku Kapolri beserta Ketua Umum Bhayangkari, mewakili seluruh keluarga besar institusi Polri dan Bhayangkari, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ibu Meriyati Roeslani Hoegeng (Eyang Meri), istri tercinta dari Alm. Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso.

Polri sangat kehilangan sosok Eyang Meri. Beliau bukan sekadar saksi sejarah, tetapi juga pelita keteladanan bagi kami. Semasa hidupnya, beliau menjadi inspirasi nyata bagi seluruh generasi penerus Polri dan Bhayangkari untuk terus menjaga marwah institusi.

Sekali lagi, kami sampaikan duka cita yang mendalam. Semoga segala jasa dan amal ibadah almarhumah diterima, serta beliau mendapatkan tempat mulia di sisi Allah SWT.

Kepada keluarga besar yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan.

Kami yang berduka,
Keluarga Besar Polri

Baca:Kabar Duka, Eyang Meri Hoegeng Tutup Usia

Share Here: