Ditabur Garam, Operasi Modifikasi Cuaca Jakarta Hingga 21 Agustus

Ditabur Garam, Operasi Modifikasi Cuaca Jakarta Hingga 21 Agustus

Jakarta – Hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari ini. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan melakukan ‘tabur garam’ dilakukan hingga akhir pekan ini untuk mengurangi potensi bencana hidrometeorologi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyiapkan 12 ton garam (NaCl).

“OMC sebagai langkah strategis dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan, Selasa (19/8).

Yohan mengatakan bahwa pada tiga hari pelaksanaan OMC petugas berhasil menyemai sebanyak 7,2 ton NaCl di wilayah perairan Indramayu dan wilayah selatan serta timur Jakarta.

Ia menjelaskan, terdapat sembilan kali sortie atau penerbangan dengan durasi selama 12 jam 52 menit selama tiga hari OMC.

“Upaya ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Pemprov DKI Jakarta guna meminimalisir risiko banjir serta menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Selama tiga hari OMC, kata dia, bisa menjaga cuaca di pusat Jakarta menjadi kondusif dan pemantauan dari petugas daratan Jakarta relatif kondusif.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dilakukan selama lima hari sebagai langkah strategis dalam kesiapsiagaan untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi.

“Berdasarkan prediksi cuaca dari BMKG terdapat potensi peningkatan curah hujan di pertengahan Agustus, karena itu OMC dilaksanakan selama lima hari, mulai 17 hingga 21 Agustus 2025,” kata Isnawa di Jakarta, Minggu (17/8).

OMC bertujuan utama untuk mitigasi bencana hidrometeorologi dan mendukung kelancaran serta keamanan seluruh rangkaian acara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan RI.

Ia menjelaskan bahwa OMC merupakan hasil kolaborasi sinergis antara BPBD Provinsi DKI Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU).
Baca dong:Pasca Penunjukan Wakil, Giliran Panglima Mutasi 400an Perwira TNI

Share Here: