
Diperpanjang 23 Oktober, Warga Bali Pakai Sistem Ganjil Genap Buat Isi BBM
Jakarta – Gubernur Bali Wayan Koster memperpanjang kebijakan Sistem ganjil genap untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM) di seluruh SPBU. Ganjil genap diperpanjang hingga Jumat 23 Oktober pekan ini.
“Kami akan memperpanjang pengaturan ganjil genap yang berakhir terakhir hari ini, itu akan ditambahkan mulai besok sampai hari Jumat tanggal 23 Oktober nanti,” ujar Koster di Bali, dikutip detikcom, Senin (19/10).
Koster membeberkan pihaknya sudah menerapkan sejumlah kebijakan untuk mengatasi kelangkaan BBM di Bali. Mulai kebijakan work from home (WFH), pembelajaran daring, hingga pengaturan ganjil genap.
Menurut dia, penyaluran BBM ke sejumlah SPBU dengan sistem ganjil genap sejak Sabtu (17/10) hingga Senin (19/10) berjalan lancar. Antrean kendaraan juga mulai berkurang, bahkan sudah tidak terlihat di beberapa SPBU.
Dalam rapat bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, Koster menyebut stok BBM saat ini diperkirakan mencukupi kebutuhan masyarakat Bali selama 11 hingga 12 hari ke depan.



