
Dasco Minta BEI Perbaiki Dan Akomodir Lembaga Rating MSCI
Jakarta – Bursa Efek Indonesia jumat (16/10) kebakaran. IHSG drop gila-gilaan sampai 11% dan membuat trading halt atau penghentian perdagangan. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta BEI untuk melakukan perbaikan dan mangakomodir masukan dari lembaga pemeringkat internasional, termasuk Morgan Stanley Capital International (MSCI).
MSCI dalam pengumumannya pada 15 Oktober ini berpotensi menurunkan status pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Pernyataan Dasco dilontarkan usai rapat kordinasi dengan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, CEO Danantara Rosan Roeslani, COO Danantara Dony Oskaria dan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Setonterian, di Gedung BEI pada Jumat (16/10).
“Kami mengawasi kejadian-kejadian yang selama ini ada di Bursa dan dalam peristiwa-peristiwa yang kemudian kami memonitor serta meminta kepada Bursa untuk terus melakukan perbaikan-perbaikan dalam rangka juga mengakomodir pendapat-pendapat dari lembaga-lembaga rating internasional, dan termasuk dari MSCI yang seharusnya baru akan melakukan review atau konsultasi pada bulan November,” kata Dasco.
Dasco menyampaikan bahwa OJK dan BEI sedang menjalankan berbagai proses perbaikan untuk mengakomodasi masukan dari penyedia indeks global tersebut. Sayangnya, pengumuman MSCI dikeluarkan hari ini.



