Comeback Dramatis Belgia, Tielemans Cetak Gol Kemenangan Menit ke-125 Singkirkan Senegal

Comeback Dramatis Belgia, Tielemans Cetak Gol Kemenangan Menit ke-125 Singkirkan Senegal

Belgia mencatatkan comeback luar biasa dengan mengalahkan Senegal 3-2 lewat babak perpanjangan waktu untuk melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, Rabu (1/7/2026) waktu setempat. Gol penalti Youri Tielemans di menit ke-125 menjadi penentu kemenangan setelah Belgia sempat tertinggal dua gol.

Senegal unggul lebih dulu lewat gol Habib Diarra dan Ismaila Sarr di Seattle. Diarra membuka skor setelah memanfaatkan bola pantul dari sundulan Sarr yang membentur tiang gawang. Keunggulan Senegal bertambah enam menit babak kedua berjalan ketika Sarr menuntaskan umpan panjang Moussa Niakhate dengan tembakan first-time.

Belgia baru bangkit di 10 menit terakhir waktu normal. Romelu Lukaku, yang masuk sebagai pemain pengganti, memperkecil ketertinggalan pada menit ke-86 lewat sepakan first-time dari umpan silang Thomas Meunier. Tiga menit berselang, Tielemans menyamakan kedudukan setelah menyundul bola muntah dari kiper Senegal, Mory Diaw, yang gagal mengantisipasi umpan Leandro Trossard.

Skor 2-2 bertahan hingga babak perpanjangan waktu. Dodi Lukebakio sempat membentur mistar gawang di penghujung babak kedua extra time sebelum laga tampak akan berlanjut ke adu penalti.

Namun wasit Said Martinez menunjuk titik putih setelah tinjauan VAR terkait pelanggaran Lamine Camara terhadap Tielemans di menit ke-125. Tielemans yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan Diaw.

Dengan hasil ini, Belgia akan bertemu Amerika Serikat di babak 16 besar. Sebaliknya, Senegal harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.

Pelatih Belgia, Rudi Garcia, tetap memainkan skuad yang sama seperti saat menang 5-1 atas Selandia Baru di fase grup, dengan Charles De Ketelaere sebagai ujung tombak serangan dan Lukaku memulai laga dari bangku cadangan.

Di kubu Senegal, pelatih Pape Thiaw melakukan tiga perubahan dari susunan pemain yang menghancurkan Irak 5-0, memasukkan Pape Gueye, Pathe Ciss, dan Iliman Ndiaye ke starting eleven.

Kekalahan ini disebut menjadi pukulan berat bagi Senegal yang berpeluang mencatatkan kemenangan pertama di babak gugur Piala Dunia sejak penampilan perdana mereka pada 2002.

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha