
Bupati Purwakarta Om Zein Minta Maaf soal Lagu ‘Lalaki Langit’, Kemendagri Bakal Panggil untuk Klarifikasi
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein meminta maaf terkait lagu berbahasa Sunda “Lalaki Langit Lalanang Bejad” ciptaannya yang menuai kontroversi karena dianggap menghina perempuan. Permintaan maaf itu disampaikan usai lagu tersebut mendapat kecaman luas.
Lagu yang diciptakan Zein dan diunggah ke YouTube itu menuai kontroversi karena liriknya dianggap menyinggung payudara perempuan, siklus menstruasi, hingga kehamilan. Anggota DPR RI Komisi VIII Atalia Praratya pun turut mengecam lagu tersebut.
Zein menyampaikan permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengaku lagu itu diciptakan untuk menceritakan dirinya sendiri dan tidak bermaksud menghina perempuan. Zein juga menyatakan akan menghapus lagu tersebut dari seluruh media sosialnya.
“Mohon maaf yang sebesar besar nya jika lagu yg berjudul lalaki langit lalanang bejad dianggap mendeskriditkan atau merendahkan pihak lain, Om Zein tidak bermaksud untuk itu dan Om Zein akan takedown di medsos Om Zein,” tulisnya di Instagram.
Meski begitu, permintaan maaf tersebut tetap dibanjiri kritik warganet. Pernyataan Zein dinilai masih terkesan defensif lantaran menggunakan kata “dianggap”, seolah tidak sepenuhnya mengakui kesalahan atas lirik yang dianggap merendahkan perempuan.
“Sudah sebesar dan sekeras ini reaksi nya masih bilang ‘Jika dianggap…’ Itu sikap yg sangat Depensif Pak,” komentar salah satu warganet.
Menyusul kontroversi tersebut, Kemendagri menyatakan telah mengetahui dan mengikuti pemberitaan soal lagu Zein melalui hasil monitoring media, serta sudah membahasnya secara internal. Kepala Pusat Penerangan Kemendagri (Kapuspen Kemendagri) Benny Irwan mengatakan pihaknya akan memanggil Zein dalam waktu dekat untuk meminta keterangan.
Benny menjelaskan, sesuai aturan yang berlaku, hasil klarifikasi Zein nantinya akan menentukan ada tidaknya pelanggaran serta langkah pembinaan selanjutnya terhadap yang bersangkutan.



