Blue Chip Macam BCA, BRI Masih Anjlok Di Awal Pembukaan

Blue Chip Macam BCA, BRI Masih Anjlok Di Awal Pembukaan

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin (19/10). Pelemahan terjadi seiring dengan melemahnya sejumlah saham blue chip, tak terkecuali big bank caps.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG melemah 5,06% ke level 4.922,80 pagi ini. Sejumlah saham perbankan raksasa juga tercatat melemah hingga menyentuh Auto Reject Bawah (ARB).

Saham Blue Chip PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) misalnya, ARB hingga 6,86% ke harga Rp 4.820 per saham. Kemudian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melemah hingga 6,82% ke level Rp 2.460 per saham.

Kemudian PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melemah 5,01% ke level Rp 3.220 per saham. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) juga tercatat melemah 4,04% ke level Rp 2.850 per saham.

Selain itu, mayoritas saham milik Sinar Mas Group kompak melemah. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi saham dengan pelemahan terbesar, yakni auto reject bawah (ARB) hingga 6,99% ke level Rp 665 per saham.

Sejumlah pengamat menilai IHSG masih rawan terkoreksi. Pihaknya menetapkan area support indeks saham di level 5.092 dengan posisi resist pada 5.295.

MNC Sekuritas misalnya menyoroti tiga sentimen penting yang akan mempengaruhi gerak IHSG besok. Tiga sentimen tersebut adalah pengumuman MSCI, nilai tukar rupiah, dan rilis data makroekonomi ekonomi China.

Baca:Bos Bursa Klaim RI Layak Di Emerging Market

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha