Bencana Banjir Bandang, Otoritas Kemlu Nepal Sebut 590 Warga Asing Hilang

Bencana Banjir Bandang, Otoritas Kemlu Nepal Sebut 590 Warga Asing Hilang

Jakarta – Duka menyelimuti Nepal pasca bencana banjir Bandang yang melanda kawasan utara Nepal yang berbatasan dengan China. Otoritas kepolisian menyebutkan, jumlah korban meninggal akibat tanah longsor banjir mencapai 951 orang, sementara Kemlu Nepal sebut 590 warga asing hilang.

Dilaporkan oleh China Central Television yang mengutip Kepolisian Nepal, Senin (31/8), korban meninggal akibat banjir bandang di Nepal utara kini telah mencapai 951 orang.

Sebelumnya pada hari yang sama, laporan media menyebutkan 919 orang tewas dalam bencana tersebut.

Banjir bandang menyapu wilayah utara Nepal pada Rabu pagi, 26 Agustus, setelah aliran air yang sangat deras dari China menerjang Sungai Bhote Koshi.

Banjir tersebut terjadi setelah gempa bumi yang memicu tanah longsor.

Kementerian Luar Negeri Nepal pada Senin mengatakan sekitar 590 warga negara asing dilaporkan hilang menyusul peristiwa alam tersebut.

“Sekitar 590 warga negara asing yang berasal dari 39 negara masih dinyatakan hilang,” demikian pernyataan Kemlu Nepal.

Disebutkan pula bahwa lebih dari 10.000 orang, termasuk 323 lebih warga negara asing, berhasil diselamatkan pascabencana tersebut.

Baca:Bencana Banjir Nepal, Kemlu Pastikan WNI Aman

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha