Bahlil Mendadak Dipanggil Presiden, Prabowo Perintahkan Ini…

Bahlil Mendadak Dipanggil Presiden, Prabowo Perintahkan Ini…

Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mendadak dipanggil presiden Prabowo Subianto ke Istana di tengah-tengah kisruh kelangkaan elpiji 3 Kg. Kelangkaan ini akibat kebijakan pemerintah yang melarang warung atau pengecer menjual elpiji 3 Kg ke konsumen. Masyarakat dan UMKM diperintahkan langsung membeli gas ke pangkalan resmi agar harganya tidak dipermainkan. Akibatnya pangkalan-pangkalan gas diserbu warga namun barang yang dicari malah tidak ada.

Situasi ini membuat warga resah karena elpiji 3 Kg yang sebelumnya mudah didapat di pengecer atau warung, justru sulit didapatkan di pangkalan. Antrean panjang warga membeli gas di pangkalan pun terjadi di mana-mana di wilayah Jabodetabek. Bahkan Bahlil disemprot warga ketika mendatangi sebuah pangkalan gas di Tangerang, Banten. Warga kesal karena sudah 2 minggu tidak mendapatkan gas.

Merespon keresahan masyarakat tersebut, Bahlil yang bertanggungjawab dalam masalah ini mendadak dipanggil presiden Prabowo ke istana. Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dan perintah kepada menteri yang juga kader Golkar tersebut. Sedikitnya ada 3 perintah Prabowo kepada Bahlil salah satunya subsidi elpiji harus tepat sasaran.

“Bapak presiden memerintahkan ke saya sejak dari tadi malam, tadi pagi, sampai dengan hari ini. Tugas kami atas arahan bapak presiden adalah memastikan seluruh proses subsidi tepat sasaran,” ujar Bahlil usai bertemu Prabowo di Istana, Jakarta, Selasa (4/2/2025).

Bahlil menjelaskan, presiden menekankan masyarakat harus bisa mendapatkan elpiji dengan harga murah, distribusi gas harus dikelola dengan baik.

“Yang kedua, di tata kelolanya harus baik. Yang ketiga, rakyat dipastikan harus segera mendapat apa yang menjadi kebutuhan mereka, Terutama menyangkut LPG, jadi harus dapat jangan jauh-jauh, kata bapak presiden,” ujarnya.

Menindaklanjuti arahan dan perintah presiden Bahlil mengubah tata kelola distribusi elpiji 3 Kg, yakni membolehkan kembali pengecer menjual gas 3 Kg dan diubah statusnya menjadi sub-pangkalan.

“sekarang kita aktifkan pengecer dengan mengubah nama menjadi sub pangkalan dengan kita memberikan fasilitas teknologi agar bisa kita aplikasi. Agar bisa kita pantau pengendalian harga berapa yang dia jual, dan kepada siapa agar tidak terjadi penyalahgunaan,” tandas Bahlil.

Baca dong: menteri-bahlil-dimarahi-warga-gara-gara-gas-3-kg-langka/

Share Here: