7 Pemain Diaspora Perkuat Timnas, Nova Arianto Tak Pasang Target di ASEAN U-19 Championship 2026

7 Pemain Diaspora Perkuat Timnas, Nova Arianto Tak Pasang Target di ASEAN U-19 Championship 2026

Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Nova Arianto, menegaskan tidak akan memasang target khusus di ASEAN Championship U-19 2026. Bagi Nova, turnamen tersebut sekadar batu loncatan menuju Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

“AFF sekali lagi menjadi bahan buat penilaian kami, menjadi bagian persiapan kami menuju ke Kualifikasi (Piala Asia U-20 2027),” ujar Nova Arianto pada Selasa (19/5/2026) di Yogyakarta Independent School.

ASEAN Championship U-19 2026 akan digelar di Medan, Sumatra Utara, pada 1-14 Juni mendatang. Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Myanmar, dan Timor Leste.

Untuk mempersiapkan diri, Timnas U-19 Indonesia tengah menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta. Yang menarik, tujuh pemain diaspora turut bergabung dalam sesi latihan kali ini.

Mereka adalah Mathew Baker (Melbourne City, Australia), Timothy Baker (Western United, Australia), Zinadein Ardiansyah dan Eizar Tanjung (Sydney FC, Australia), Welber Jardim (Sao Paulo, Brasil), Igor Sanders (FC Eindhoven, Belanda), serta Amar Brkic (Darmstadt, Jerman).

Nova menegaskan tidak ada perlakuan istimewa bagi para pemain diaspora. Semua pemain diperlakukan setara dan harus membuktikan kualitas mereka melalui persaingan yang sehat.

“Semua udah datang dan kita lihat karena sekali lagi semua menjadi kesempatan yang sama kalau mereka bisa menunjukkan secara performa yang baik ya pasti kita akan bawa nanti di AFF,” kata Nova.

Hampir seluruh pemain diaspora telah bergabung dan berlatih di Yogyakarta International School, kecuali Mathew Baker yang dijadwalkan menyusul saat tim sudah berada di Medan.

Selain seleksi pemain, program latihan di Yogyakarta juga mencakup peningkatan kondisi fisik dan pemantapan aspek taktik. Nova juga berencana menggelar dua laga uji coba sebelum turnamen bergulir.

Ajang ASEAN U-19 Championship 2026 dipandang sebagai persiapan penting sebelum Garuda Muda menghadapi tantangan yang lebih berat di level Asia.

Share Here: