276 Orang Warga Termasuk Relawan SPPG Jadi Korban Keracunan MBG Di Batang

276 Orang Warga Termasuk Relawan SPPG Jadi Korban Keracunan MBG Di Batang

Jakarta – Korban keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang, bertambah menjadi lebih dari 300 orang. Bupati Batang M Faiz Kurniawan menyebut kondisi ini membuat rumah sakit penuh dan korban dirawat di ruang seadanya.

“Yang di ruangan memang kapasitas rumah sakit. Jadi karena penuh, sebagian ada di lorong,” ujarnya saat menjenguk korban keracunan di RSUD Kalisari Batang, dilansir detikcom, Kamis (24/9).

Ia menyebut, berdasarkan data sementara pada pukul 03.00 WIB, jumlah korban tercatat sebanyak 276 orang. Namun, jumlah tersebut terus bertambah setelah sejumlah pasien kembali berdatangan ke fasilitas kesehatan.

Per tadi malam itu masih 276, jam 03.00 dini hari. Tapi ini terus masih ada bertambah. Kayak tadi pagi saja barusan nambah empat di sini. Terus kemudian di beberapa puskesmas juga nambah, di Limpung juga nambah. Ya mungkin di antara 300-an lah,” ujarnya.

Korban yang mengalami keluhan juga berasal dari berbagai kelompok usia. Bahkan, terdapat korban yang masih berusia bayi.

“Variatif. Ada yang 10 bulan, yang paling kecil, sampai dewasa dan bahkan mungkin usia senja juga sudah ada,” kata Faiz.

Sementara itu, berdasarkan informasi sementara, proses memasak makanan MBG disebut dimulai sekitar pukul 02.00 WIB. Pemorsian selesai sekitar pukul 09.00 WIB dan distribusi makanan selesai sekitar pukul 12.00 WIB.

Salah satu relawan SPPG juga disebut ikut mengalami gejala keracunan setelah mencoba makanan yang dimasak.

Baca:Massif, Awasi Keracunan MBG BPOM Dikucurkan Rp509 Miliar

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha