
Viral, Tendangan Kungfu di Liga 4 Jawa Timur
Jawa Timur – Pertandingan babak 32 besar Liga 4 Indonesia Jawa Timur antara Persatuan Sepak Bola Putra Jaya Kabupaten Pasuruan vs Perseta 1970 Tulungagung diwarnai kejadian memalukan sepak bola nasional. Kejadian ini viral di media sosial dan mendapat kecaman publik.
Pemain PS Putra Jaya, yakni Muhammad Hilmi menendang secara sengaja dada Firman Nugraha saat keduanya berhadapan untuk merebut bola. Namun bukan mengambil bola, Hilmi justru melayangkan tendangan Kungfu ke dada Firman Nugraha hingga tersungkur.
Kejadian memalukan tersebut langsung mendapat respon wasit dengan memberikan Hilmi kartu merah. Situasi langsung memanas, seorang rekan Firman hendak menyerang balik Hilmi namun wasit dan pemain lain berhasil meredam sehingga tidak terjadi keributan.
Usai kejadian tersebut, kedua pemain keluar lapangan, Hilmi terkena kartu merah sementara Firman dirawat tim medis kemudian dilarikan ke rumah sakit karena cedera yang dialaminya cukup berat. Aksi Hilmi yang memalukan dunia sepak bola tersebut terjadi pada menit ke-71 ketika Perseta hendak membangun serangan. Pertandingan ini berakhir dengan kemenangan telak Perseta atas Putra Jaya dengan skor telak 7-2.
Hilmi Dikecam Publik
Tindakan Hilmi yang secara sengaja menendang Firman viral di media sosial. Kontan saja, penggemar sepak bola mengecam Hilmi dan meminta yang bersangkutan dilarang bermain bola selamanya. Warganet yang menyaksikan adegan tersebut merasa jengkel dan meminta PSSI segera mengambil tindakan tegas, bahkan ada warganet yang meminta kasus tersebut diusut secara hukum karena ada unsur kesengajaan ingin mencelakai orang lain.
“Gila sih, penjarain yang gini mah. Percobaan pembunuhan ini…,” cuit akun @fddzll di X (dulu twitter).
“Hukum dilarang main sueumur hidup!!!” tulis @_sakatonik_ABC
“Pemain harus dihukum maksimal ini…kelakuan bisa bikin nyawa melayang,” tulis @galihboli
“Niat membunuh,” cuit akun @giatsuprianto
Pengurus Putra Jaya, Gaung Andaka Ranggi Purbangkara meminta maaf atas insiden tersebut dan mendoakan firman bisa beraktivitas kembali.
“Saya selaku pengurus Putra Jaya mengucapkan permohonan maaf atas kejadian tidak sportif dari salah satu pemain kami,” tulis Gaung Andaka di unggahan laman IG resmi Perseta 1970.



