Usai South Pars Diserang, Iran Mau Serangan Balasan Ke Lima Target Migas Ini

Usai South Pars Diserang, Iran Mau Serangan Balasan Ke Lima Target Migas Ini

Jakarta – Ladang gas Utama milik Iran, South Pars diserang roket milik Zionis Israel pada Rabu kemarin. Pemerintah Iran bersumpah akan membalas balik serangan itu dengan menargetkan fasilitas minyak dan gas di Kawasan Teluk.

Menurut kantor berita Iran, Tasnim, otoritas Iran menyebutkan lima fasilitas energi yakni di Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Qatar akan menjadi sasaran serangan balasan Iran.

Fasilitas itu meliputi kilang Samref dan kompleks petrokimia Jubail di Arab Saudi, ladang gas Al Hosn di UEA, serta kilang Ras Laffan dan kompleks petrokimia Mesaieed di Qatar.

Fasilitas gas di Qatar sudah menjadi korban.

Kebakaran hebat dilaporkan terjadi di Kota Industri Ras Laffan setelah serangan Iran.

South Pars yang dibom pada Rabu (18/3) merupakan ladang gas terbesar di dunia dan terletak di Provinsi Bushehr, Iran Selatan.

Kementerian Perminyakan Iran menyatakan sejumlah fasilitas mengalami kerusakan, tapi belum ada laporan korban jiwa. Sementara itu, media Zionis Israel melaporkan bahwa angkatan udara mereka merupakan pihak di balik serangan tersebut.

Sejak perang pecah pada 28 Februari lalu, Israel dan AS telah menggempur berbagai sasaran di Iran, termasuk fasilitas minyak. Sebaliknya, serangan balasan Iran menggunakan rudal dan drone ke negara-negara Timur Tengah, termasuk negara-negara Arab di Teluk terus berlanjut meski dunia khawatir akan dampaknya terhadap pasar energi global.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, mengecam keras tindakan Israel yang menyerang South Pars, mengingat ladang gas tersebut merupakan sambungan dari Ladang Utara (North Field) milik Qatar. Ia mendesak semua pihak untuk menahan diri dan mematuhi hukum internasional demi stabilitas kawasan.

“Target terhadap infrastruktur energi adalah ancaman bagi keamanan energi global, masyarakat kawasan, dan lingkungan,” tulisnya, dikutip dari Al Jazeera, Kamis (19/3).

Baca:South Pars, Ladang Gas Utama Milik Iran Dibom, Bikin Minyak Dunia Melonjak

 

Share Here: