
Uji Konsistensi, PSG Jumpa Chelsea Di Final Piala Dunia Antar Klub 2025
Jakarta – Paris Saint-Germain (PSG) bakal berjumpa Chelsea di final Piala Dunia Antar Klub 2025. Hasil ini menyusul PSG yang tampil perkasa mencukur raksasa spanyol, Real Madrid, empat gol tanpa balas di laga semifinal. PSG yang tengah berupaya mengukir sejarah dengan membidik gelar kelima musim ini, bakal diuji konsistensi-nya oleh The Blues Chelsea.
Performa klub asuhan Luis Enrique tengah bagus-bagusnya. Lihat saja hasil laga terakhir Dembele dan kawan-kawan saat menggasak Real Madrid dengan skor telak 4-0, di Stadion Metlife, New Jersey, Kamis dini hari WIB.
Flawless, alias nyaris sempurna. Bukan semata skor akhirnya, namun lawan yang mereka kalahkan bukan kaleng-kaleng, sekelas Real Madrid yang sebenarnya juga tengah menanjak performa-nya.
Dari catatan FIFA, PSG unggul 69 persen penguasaan bola dibanding Madrid. PSG juga unggul 17 tendangan shots on goal, dimana pada akhir pertandingan, gol dari Fabian Ruiz (2), Ousmane Dembele dan Goncalo Ramos, menghadirkan pembeda.
PSG yang notabene juara liga Champions eropa musim ini, kembali tampil di final dan menjadi kandidat juara turnamen Piala Dunia Antar Klub 2025.
Konsistensi PSG bakal diuji oleh Chelsea yang sehari sebelumnya memastikan ke final dengan mengalahkan klub amerika latin, Fluminense dengan skor 2-0. Partai final sendiri bakal digelar di Stadion MetLife, New Jersey, pada Senin (14/7) pekan depan.
Pelatih Luis Enrique menegaskan keinginannya agar timnya kembali mencetak sejarah dengan menjuarai Piala Dunia Antarklub FIFA 2025.
“Kami senang, kami berada di final, dan ini musim yang luar biasa. Kami ingin memenangkan final ini. Saya rasa ini momen yang indah bagi semua warga Paris,” ungkap Enrique.
PSG tengah berusaha untuk membidik gelar kelima mereka musim ini setelah sebelumnya meraih Liga Prancis, Piala Prancis, Piala Super Prancis, dan Liga Champions.
Sementara di sisi lain, pelatih Real Madrid, Xabi Alonso menanggapi hasil kontras di semifinal. Menurut Xabi, faktor yang menyebabkan kekalahan Los Blancos adalah kebobolan dua gol cepat kurang dari 10 menit. Xabi mengakui PSG tengah berada di level yang bagus.
“PSG adalah proyek yang dibangun seiring waktu, dan kami baru saja memulai. Bukan hanya karena kami ingin lebih berani, kami menjadi lebih baik,” ungkap Xabi.
Baca dong: Comeback, Allegri Latih AC Milan



