
Surat Hasto Dari Penjara: Hati-hati Upaya Ambil Alih Partai
Jakarta – Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto meminta seluruh kader PDIP untuk berhati-hati terhadap upaya mengambil alih partai. Ia meminta seluruh kader untuk setia kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Pesan itu disampaikan Hasto melalui surat dari penjara yang dibagikan Politikus PDIP Guntur Romli melalui akun X @GunRomli pada Jumat (11/4/2025) lalu.
“Seluruh kader dan anggota harus menunjukkan loyalitas terbesar ke Ibu Mega,” tulis Hasto.
“Hati-hati terhadap upaya yang mau ambil alih partai,” sambungnya.
Dalam suratnya, Hasto mengaku semakin sehat dan bugar selama berada di penjara. Hasto mengaku berhasil menurunkan berat badan dari 82,4 kilogram menjadi 76 kilogram. Ia mengaku berhasil menurunkan berat badan lantaran melakukan puasa dan berolahraga selama di penjara.
“Jangan sampai orang berpikir bahwa saya kurus karena menderita. Saya penuh semangat dan tekad dengan membaca,” ujar Hasto.
Saat ini Hasto tengah berada di penjara karena tersandung kasus dugaan suap pengurusan PAW Harun Masiku dan perintangan penyidikan. Hasto disebut menghalangi KPK menangkap Harun Masiku yang sudah buron sejak tahun 2020 lalu. Selain itu, Hasto juga didakwa menyuap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan Rp600 Juta.
Suap diberikan agar Wahyu yang sempat menjadi kader PDIP mengurus penetapan PAW anggota DPR periode 2019-2024 Harun Masiku. Hasto didakwa memberi suap bersama-sama orang kepercayaannya, Donny Tri Istiqomah dan Saeful Bahri kemudian juga Harun Masiku.
Donny saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka tetapi belum diproses, lalu Saeful Bahri telah divonis bersalah dan Harun Masiku masih menjadi buron.
Baca dong: Hasto Didakwa Merintangi Penyidikan Kasus Harun Masiku



