
Seleksi Timnas U-17 Dimulai, Kurniawan Dwi Yulianto Panggil 42 Pemain

Yogyakarta – Pelatih kepala Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, memanggil 42 pemain muda untuk mengikuti seleksi nasional yang digelar di Yogyakarta pada 23–28 Februari 2026. Seleksi ini menjadi bagian dari persiapan Timnas U-17 Indonesia menghadapi agenda internasional sepanjang tahun 2026.
Agenda seleksi dipusatkan di Yogyakarta International School Soccer Field. Para pemain yang dipanggil berasal dari berbagai klub dan akademi sepak bola di Tanah Air, mulai dari klub Liga 1 hingga pusat pembinaan usia muda.
Seleksi ini menjadi langkah awal Kurniawan dalam membentuk kerangka tim jelang ASEAN Championship U-17 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11–23 April 2026. Setelah itu, Timnas U-17 Indonesia juga akan tampil di Piala Asia U-17 2026 di Arab Saudi, yang menjadi jalur kualifikasi menuju Piala Dunia U-17 2026.
Penunjukan Kurniawan sebagai pelatih kepala menandai era baru bagi skuad Garuda Asia. Ia menggantikan Nova Arianto yang dipromosikan untuk menangani Timnas Indonesia U-20.
Dengan demikian, Kurniawan harus membangun tim dari awal, mengingat laga uji coba terakhir Timnas U-17 masih berada di bawah arahan pelatih sebelumnya.
Meski baru pertama kali menangani kelompok usia U-17, Kurniawan memiliki rekam jejak mumpuni di level internasional. Ia pernah menjadi asisten Indra Sjafri dan turut berperan dalam kesuksesan Timnas U-23 Indonesia meraih medali emas pada SEA Games 2023.
Dalam seleksi ini, para pemain akan menjalani serangkaian tes, mulai dari kemampuan teknis, kondisi fisik, hingga pemahaman taktik. Proses ini diharapkan mampu menyaring pemain terbaik yang siap bersaing di level regional dan Asia.
Berikut daftar 42 pemain yang dipanggil mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-17:
Penjaga Gawang:
Syahdan Caesar (ASIOP), Moh Fahrizal (Persib Bandung), Noah Leo Duvart (Bali United), Vito Fauza (Persijap Jepara).
Lini Belakang:
Waliyuddin Shofa A (Persib Bandung), Rizki Qory Khatami (Persib Bandung), Pandu Aryo (Persik Kediri), Handri Dimas Sulityo (Persik Kediri), Putu Ekayana Yoga (Bali United), Made Arbi Ananta (Bali United), Farik Rizqi (Madura United), Shoyyo Himawan P (Persis Solo), Zidane Raditya Chandra (Persis Solo), M. Widi Fathillah (Persebaya Surabaya), Marthquin Yoku (PPLP Papua), M Rifaldi (Persija Jakarta), Peres Akwila Tjoe (Persija Jakarta), M Fata Fatihul Ihsan (PSS Sleman), Farrel Luckyta W (PSS Sleman), Gilbert G Wangge (Persita Tangerang), M Daffa Prasetyo (Borneo FC), M Rauf (Bhayangkara Presisi).
Lini Tengah:
Fardan Faras Prawita (Borneo FC), Girly Andrade Guevara (Persik Kediri), Chico Jericho Y (ASIOP), Keanu Sanjaya (Bali United), I Komang Semadi (Bali United), Miraj Riski Sulaiman (Madura United), M Irgi Fahrezi (Erlangga FA), Alfredo Naraya N (Persebaya Surabaya), Dava Yunna Adi (Persebaya Surabaya), Abdul Galih R (Persib Bandung), Ridho (Persija Jakarta), Rohmat Nur H (PSM Makassar), M Rofiq Januar (Bhayangkara Presisi), Ichiro Akbar (Bhayangkara Presisi), Faisal Ade (Malut United).
Lini Depan:
Sean Rahman Castor (Persik Kediri), M Mierza F (Persik Kediri), Fardhan Ary (Madura United), M Hadza M (Borneo FC), Yohanes Yapagaimu (Safin Pati).
Seleksi ini menjadi tantangan awal sekaligus ajang pembuktian bagi Kurniawan dalam menyiapkan fondasi kuat Timnas U-17 Indonesia menuju persaingan di level Asia dan dunia.
Baca:Tersingkir di Babak Pertama Merida Open 2026, Akankah Ranking WTA Janice Tjen Turun?

