
Said Didu Apresiasi Pembongkaran Pagar Laut
Kabupaten Tangerang – Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2005 — 2010 Muhammad Said Didu mengapresiasi ketegasan Pemerintah dalam mengusut dan membongkar pagar laut di wilayah pesisir pantai utara (pantura), Kabupaten Tangerang, Banten.
“Saya pikir saat ini TNI AL membuka, bahwa negara hadir kembali di wilayah ini,” kata tokoh yang selama ini menyuarakan penentangannya terhadap proyek Pantai Indah Kapuk II, termasuk pemagaran laut ini, saat menghadiri kegiatan pembongkaran pagar laut di Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Banten, Rab,(22/1/2025).
Said Didu berharap, tindakan tegas pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait menjadi pembuka dalam membongkar pelanggaran yang terjadi selama ini di wilayah pantura Kabupaten Tangerang.
“Hari ini hanya membuka kotak pandora, tetapi di baliknya ini masih banyak sekali kasusnya,” ujar dia.
Dalam pembongkaran yang dilaksanakan bersama-sama ratusan nelayan, personel TNI AL dan Kementerian Kelautan dan Perikanan itu menjadi satu titik terang bahwa negara telah kembali hadir untuk membela masyarakat kecil, khususnya nelayan, yang tengah disulitkan oleh sekelompok orang tidak bertanggung jawab.
Said Didu juga menegaskan bahwa pernyataannya yang sempat disampaikan di beberapa media sosial hingga dilaporkan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Tangerang ke polisi menjadi bukti dan harapan yang terang bagi masyarakat dan seluruh rakyat Indonesia.
“Saya pikir ada harapan karena hampir semua orang dulu apa yang saya sampaikan adalah hoaks. Akan tetapi, saya paham betul bahwa ini ada masalah besar. Saya duga ini perampokan aset negara yang dilakukan bekerja sama secara hukum bahwa kejadian pagar laut ini memanfaatkan PP 18 Tahun 2021 yang ditandatangani Pak Jokowi,” ujarnya.
Tadi pagi, 1.500 prajurit TNI AL, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta nelayan telah membongkar pagar laut di sepanjang perairan Kabupaten Tangerang, Banten. Pembongkaran pagar laut dikawal KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, Direktur Jenderal PSDKP KKP Pung Nugroho Saksono, dan Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Haryadi.
Pembongkaran dimulai di area Pantai Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, sekitar pukul 09.55 WIB. Pembongkaran hari ini berakhir di pesisir pantai Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang. Menurut Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Brigjen TNI Mar. Harry Indarto, pembongkaran pagar laut ini dilakukan secara bertahap.
“Untuk pelaksanaan pembukaan pagar hari ini, dilaksanakan di Tanjung Pasir. Nanti ada dua spot yang akan dilaksanakan. Spot pertama di sini (Tanjung Pasir), kemudian spot yang kedua adalah di Kronjo,” ujarnya.
Pembongkaran kedua hari ini melibatkan puluhan kapal, baik dari TNI AL, KKP, maupun nelayan. Kapal-kapal itu dipakai untuk mengangkut pagar-pagar bambu itu. Tiga kapal khusus TNI AL seperti jenis Ranpur Amfibi LVT diterjunkan untuk bantu tahapan pembongkaran pagar laut itu.
Baca dong: https://reporter-channel.com/1-500-prajurit-tni-al-kkp-dan-nelayan-bongkar-pagar-laut/



