Ribuan Tenaga Honorer Ancam Mogok Kerja

Ribuan Tenaga Honorer Ancam Mogok Kerja

Jakarta – Ribuan tenaga honorer R2 dan R3 menggeruduk Gedung Parlemen di Jakarta, Senin (03/02/2025). Mereka menggelar aksi dan berorasi menuntut agar bisa masuk ke dalam formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu. Massa menilai Keputusan MenPAN RB Nomor 16 Tahun 2025 tidak memadai untuk tenaga honorer.

Para pengunjuk rasa yang datang ke Jakarta adalah tenaga honorer R2 dan R3 adalah yang namanya sudah masuk dalam data Badan Kepegawaian Negara (BKN) namun belum mendapatkan formasi. Mereka datang dari berbagai daerah, yakni Sumatera Utara, Jambi, Lampung, Tangerang, Cianjur, Indramayu, dan Banten. Mereka menuntut status diubah dari PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu dan menolak rekrutmen CPNS Tahun 2023 sebelum proses pengangkatan honorer R2 dan R3 tuntas.

“Kami bersedia untuk mengumpulkan perjuangan untuk bersama-sama menuntaskan R2, R3, se-Indonesia. Kami yang berjuang hari ini telah bekerja untuk negaranya walaupun tidak dihargai. Bangkitkan semangat kalian!” serunya koordinator aksi.

Sepuluh orang perwakilan dari masing-masing provinis diterima oleh Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI  Netty Prasetiyani. Ia berjanji akan menindaklanjuti keluhan para demonstran.

“Kami sudah mendengar apa yang menjadi kegelisahan Ibu dan Bapak. Insya Allah apa yang menjadi aspirasi Ibu dan Bapak sudah kami catat dan segera kami akan melaporkan ke pimpinan DPR RI untuk segera ditindaklanjuti,” ujar Netty.

Massa memberi tenggat waktu satu bulan kepada DPR untuk menindaklanjuti aspirasi mereka, jika tidak, maka massa mengancam akan mogok kerja.

“Kami datang kemari bukan hanya menuntut sebagai honorer paruh waktu, tetapi kami menuntut kesejahteraan kami,” kata orator aksi.

Baca dong: ejek-karyawan-honorer-pakai-bpjs-pegawai-pt-timah-akhirnya-minta-maaf/

Share Here: