
Real Madrid Kena Triple Blow Usai Tumbang dari Getafe, Mastantuono Kartu Merah dan Dua Bek Absen Lawan Celta
Jakarta – Misi juara Real Madrid di LaLiga makin berat. Los Blancos harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Getafe di Santiago Bernabeu, Selasa (3/3/2026) sekaligus kehilangan 3 pemain untuk laga berikutnya.
Kekalahan ini membuat Madrid tertahan di 60 poin dan kini tertinggal empat angka dari rival abadi mereka, Barcelona. Dengan 12 pertandingan tersisa, tekanan jelas makin besar.
Malam Buruk di Bernabeu
Laga berjalan alot dan bikin frustrasi. Madrid kesulitan membongkar pertahanan Getafe dan akhirnya harus menerima kenyataan pahit kalah 0-1 di kandang sendiri.
Situasi makin runyam di menit-menit akhir. Saat Getafe melancarkan serangan di masa injury time, keputusan wasit memicu emosi pemain muda Madrid, Franco Mastantuono.
Tak terima dengan keputusan wasit, Mastantuono melontarkan protes keras yang dianggap berlebihan. Ia langsung diganjar kartu merah.
Bukan cuma itu, dalam laporan pertandingan disebutkan sang pemain juga masih mengucapkan sesuatu kepada ofisial keempat saat berjalan menuju lorong ruang ganti. Detail ucapan inilah yang akan menentukan seberapa berat hukuman tambahannya.
Yang pasti, Mastantuono sudah dipastikan absen pada laga terdekat.
Krisis Lini Belakang
Masalah Madrid tak berhenti di situ. Dua bek mereka, Dean Huijsen dan Alvaro Carreras, juga harus menepi.
Keduanya menerima kartu kuning kelima musim ini, yang otomatis berujung skorsing satu pertandingan. Artinya, mereka tak bisa tampil saat Madrid bertandang ke markas Celta Vigo di Balaídos.
Pelatih kini dipaksa memutar otak. Dengan skuad yang menipis, Madrid harus tetap menjaga asa juara di tengah tekanan yang makin besar.
Gagal Manfaatkan Kesempatan
Sebelum kartu merahnya, Mastantuono sebenarnya punya peluang membuktikan diri. Ia masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua dan bermain sekitar 25 menit.
Sayangnya, kontribusinya minim. Ia hanya mencatatkan satu tembakan lemah yang mudah diamankan kiper Getafe. Penampilannya pun dinilai belum cukup memberi dampak untuk membantu tim mengejar ketertinggalan.
Kini, Madrid tak hanya kehilangan poin penting, tapi juga harus menghadapi laga krusial berikutnya dengan kondisi pincang. Jika tak segera bangkit, mimpi mengangkat trofi LaLiga musim ini bisa makin menjauh.

