
IHSG Anjlok, Prabowo Panggil Airlangga, Sri Mulyani Dan Luhut
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan ke Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu sore. Diduga pertemuan itu membahas anjlognya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sehingga Bursa Efek Indonesia (BEJ) memberlakukan trading halt pada perdagangan Selasa (18/3/2025).
Airlangga yang datang pertama kali di kompleks Istana Kepresidenan hanya menjawab singkat pertanyaan wartawan soal agenda rapat sore tadi.
“Ini kan ada DEN, kita mendengarkan DEN,” kata Airlangga kepada wartawan. Meski tak ingin memerinci lebih lanjut, mengapa Presiden Prabowo memanggil, Airlangga mengatakan bahwa ia akan mendengarkan masukan DEN.
Tak lama kemudian, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati datang. Namun ia hanya melempar senyum kepada media saat dia ditanya mengapa Presiden Prabowo memanggil dirinya. Tak ada sepatah kata pun yang diucapkan Sri Mulyani kepada para wartawan yang mencegat dan bertanya kepadanya.
Setelah Airlangga dan Sri Mulyani, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan datang. Namun, Luhut juga tidak memberi keterangan tentang persoalan apa yang akan dibahas dalam rapat sore tadi.
“Nanti selesai rapat. Selesai ini ya,” kata Luhut.
Bursa Efek Indonesia (BEI) membekukan sementara perdagangan (trading halt) pada pukul 11:19:31 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) yang dipicu oleh penurunan IHSG yang mencapai lebih dari 5 persen.
Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa siang (18/3/2025), IHSG tercatat ditutup melemah 395,87 poin atau 6,12 persen ke posisi 6.076,08.
Sementara itu, indeks LQ45 turun 38,27 poin atau 5,25 persen ke posisi 691,08. Sedangkan pada penutupan perdagangan Selasa sore (18/3/2025), IHSG ditutup melemah 248,56 poin atau 3,84 persen ke posisi 6.223,39.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 20,34 poin atau 2,79 persen ke posisi 709,01.



