Polisi Periksa 4 Saksi Buru Pembunuhan Aktor Sandy Permana

Polisi Periksa 4 Saksi Buru Pembunuhan Aktor Sandy Permana

Jakarta – Polisi masih memburu pembunuh Sandy Permana pemeran Arya Soma dalam sinetron Mak Lampir. Sedikitnya sudah 4 saksi yang diperiksa polisi untuk membongkar misteri pembunuhan Sandy.

Aktor sinetron Misteri Dari Gunung Merapi tersebut tewas dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya, pada Minggu (12/1/2025). Olah tempat kejadian perkara pun sudah digelar polisi untuk mengusut pembunuhan sadis tersebut.

“Saat ini, tim penyidik gabungan dari Polsek Cibarusah, Polres Metro Bekasi Kabupaten, dan Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya terus melakukan pendalaman. Setelah mendatangi TKP, olah TKP, kami juga sudah memeriksa setidaknya 4 saksi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi di Jakarta, Selasa (14/1/2025).

Saksi pertama adalah seorang ibu yang melihat korban sedang berkelahi dengan seseorang. Saksi melihat pelaku sempat menatap tajam sebelum pergi meninggalkan lokasi.

Saksi kedua adalah istri dari orang yang diduga berkelahi dengan korban, sedangkan 2 saksi berikutnya adalah seorang sekuriti dan tetangga korban yang mendengar keributan antara korban dan seorang pria.

Sebelum pembunuhan itu terjadi, Polisi menbeberkan Sandy Permana bertemu dengan seseorang di sebuah danau kawasan Perum Cibarusah Jaya pada Minggu (12/1/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.

“korban mengendarai motor listrik menuju danau untuk menemui seseorang,” jelas Ade Ary.

Dalam keadaan berdarah, korban pergi ke rumah saksi berinisial FM lalu tidak lama korban pingsan di rumah saksi FM. Namun nyawa korban tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

“Jasad korban di bawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk di autopsi,” tambah Ary.

Terpisah, Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur memaparkan adanya kekerasan benda tajam dan tumpul usai pada jenazah aktor Sandy Permana, pemeran Arya Soma dalam serial Mak Lampir.

“Ada kekerasan benda tajam dan tumpul pada jenazah,” kata Kepala Bidang Pelayanan Dokter Kepolisian RS Bhayangkara Kombes Pol Hery Wijatmoko. Polisi meminta masyarakat bersabar dan memberi waktu penyidik untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya.

Baca dong: https://reporter-channel.com/meutya-hafid-lantik-buzzer-jadi-staf-khusus-menteri/

Share Here: