Penumpang Lebaran Di Bandara Soetta Bakal Tembus 3,6 juta

Penumpang Lebaran Di Bandara Soetta Bakal Tembus 3,6 juta

Tangerang – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, memprediksi jumlah pergerakan penumpang penerbangan mencapai 3,6 juta selama periode Lebaran 2025/Idul Fitri 1446 Hijriah.

Menurut General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Soetta, Dwi Ananda Wicaksana, penumpang lebaran pesawat secara kumulatif yang akan terbang melalui Bandara Soetta diprediksi mencapai 3,6 juta orang atau meningkat 7 persen dibandingkan dengan realisasi pada masa angkutan yang sama di tahun sebelumnya.

“Penumpang dari Bandara Soetta di periode Lebaran ini kami proyeksikan kira-kira sejumlah 3,6 juta yang akan melalui Bandara Soetta, atau naik 7 persen dari tahun lalu,” kata Dwi Ananda di Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (20/3/2025)

Dwi Ananda mengatakan, angka 3,6 juta penumpang lebaran itu diperkirakan menyumbang sekitar 30 persen dari jumlah 10,8 juta pergerakan penumpang di seluruh bandara yang tersebar di Indonesia.

Ia juga sudah memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2025/Idul Fitri 1446 Hijriah melalui bandara Soekarno-Hatta. “Puncak arus mudik Lebaran tahun ini diprediksi pada tanggal 28 Maret, dengan terjadi pergerakan penumpang sebanyak 190 ribu orang,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Angkasapura, pada momen puncak arus mudik ini diperkirakan akan terjadi pergerakan penumpang penerbangan sekitar 190 ribu dengan 735 penerbangan tambahan untuk Internasional dan 667 penerbangan tambahan domestik.

“Sementara arus balik Lebaran kurang lebih terjadi pada tanggal 7 sampai 8 April 2025 dengan jumlah pergerakan 187 ribu penumpang,” ujarnya pula.

Dari proyeksi total pergerakan penumpang lebaran yang mencapai 3.690.982 itu, menurut Dwi Ananta, mengalami kenaikan 7,33 persen pada penumpang domestik dan internasional naik 9,50 persen.

Sementara itu, untuk pergerakan pesawat mencapai 24.136 penerbangan atau meningkat 4.88 persen bila dibandingkan tahun lalu di periode yang sama.

“Angka ini naik 103,7 persen dibandingkan dengan angkutan Lebaran tahun 2019. Dengan rata-rata harian pesawat sebesar 1.097 pergerakan pesawat,” ujarnya.

Angkutan Lebaran akan terjadi mulai Jumat 21 Maret sampai 11 April 2025 dengan puncak arus mudik terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025 dan puncak arus balik terjadi pada tanggal 6 sampai dengan 7 April 2025.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran, Angkasa Pura Indonesia memastikan kesiapan seluruh fasilitas dan operasional, baik di sisi udara dan darat, telah siap untuk beroperasi.

Sebanyak 7.500 personel disiagakan untuk melayani penerbangan selama masa angkutan mudik Lebaran 2025/Idul Fitri 1445 Hijriah.

“Eksisting ada kurang lebih 7.500 personel yang sudah kita alokasikan di masing-masing terminal bandara, dan kali ini terminalnya lebih banyak,” kata dia.

Share Here: