Partai Dengan Huruf K Terima Aliran Duit Korupsi Noel
Jakarta – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer membarika clue ada partai yang memiliki huruf K turut menerima aliran uang dalam kasus korupsi yang menjeratnya. Immanuel yang akrab disapa Noel juga menyatakan, selain partai politik ada ormas yang terlibat kasusnya, namun ormas tersebut bukan ormas berbasis agama.
“Ormasnya dulu ya, ormasnya yang jelas tidak berbasis agama,” kata Noel.
“Partainya ada huruf K nya, udah itu dulu clue nya ya,” tambah Noel kepada wartawan
Pernyataan mengejutkan dari Noel tersebut diungkapan jelang sidang perkaranya dengan agenda mendengarkan keterangan pasa saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Pegadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (24/01/2026).
Noel enggan menjelaskan lebih rinci partai dan ormas yang dimaksudnya, yang jelas, menurut Noel ada uang mengalir ke Organisasi Kemasyarakatan dan Partai Politik tersebut.
Noel menegaskan, yang dia maksus adalah alirannya (uang) bukan keterlibatan partai atau ormas dalam kasusnya.
“Alirannya, bukan terlibatnya, alirannya,” tegas Noel
Noel didakwa melakukan tindak pidana pemerasan pengurusan sertifikasi K3 dengan total nilai mencapai Rp6,5 Miliar. Noel disebut-sebut menerima sekira Rp70 juta rupiah. Noek didakawa dengan pasal 12 huruf e atau pasal 12 huruf b juncto pasal 18 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 20 huruf C KUHP juncto pasal 127 ayat (1) KUHP.
Noel juga didakwa menerima pemberian atau hadiah (gratifikasi) satu sepeda motor mereka Ducati Scrambler. Barang mewah tersebut diberikan oleh ASN Kemnaker. Pihak swasta juga diduga terlibat dalam suap tersebut.
Noel, sang mantan aktivis terancam penjara seumur hidup. Noel tidak sendiri, masih ada 10 orang lainnya yang diduga terlibat dalam kasus korupsinya. Selain itu, ketentuan pasal juga membuka kemungkinan dijatuhkannya pidana denda mulai dari Rp200 Juta hingga Rp1 Miliar.
Noel adalah mantan aktivis dan Politikus Gerakan Indonesia Raya. Ia mulai dikenal publik pada saat Pemilihan Umum 2019. Waktu itu, ia menjadi ketua kelompok relawan Jokowi Mania (JoMan) saat Pilpres 2019. Dahulu, Noel sempat mengumumkan bahwa Jokowi akan mendukung Ganjar Pranowo, namun di tengah perjalanan dinamika politik 2019 ia mengubah haluan, berbalik arah mendukung Prabowo Subianto sebagai Presiden. Begitu Prabowo menjadi Presiden RI, Noel ditunjuk sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan.



