
Menag Ingin Tambahan Kuota Petugas Haji 2025
Jakarta – Pemerintah Indonesia ingin menambah kuota petugas haji tahun 2025 dari yang diberikan sebelumnya oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Penambahan bertujuan meningkatkan aspek pelayanan jemaah pada musim haji tahun ini.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan kuota petugas haji yang dimiliki Indonesia sebanyak 2210 orang. Jumlah ini sepatutnya ditambah mengingat jemaah haji Indonesia tahun 2025 mencapai 221 ribu orang.
Kepada Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah yang ditemuinya beberapa waktu lalu, Menag menjelaskan bahwa peserta haji Indonesia tiap tahun memiliki banyak jemaah lansia. Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Ditjen PHU mendata 42 ribu jemaah lansia dengan usia 65 tahun ke atas dan sekitar 10ribu kuota prioritas jemaah lansia pada musim haji tahun ini. Kondisi keterbatasan jemaah lansia ini diperlukan adanya pendamping.
“Kalau kita hanya punya jumlah petugas seperti sekarang, satu pesawat rencananya hanya didampingi tiga petugas kloter (kelompok terbang). Bagaimana mungkin 400 orang atau 300 lebih, hanya dibimbing oleh tiga orang,” ujar Menag yang dikutip dari rilis Kementerian Agama.
Tidak semata tambahan kuota, Menag juga melobi pihak Saudi agar para petugas haji dibebaskan dari biaya masuk Masyair (Arafah-Muzdalifah-Mina) seperti musim haji sebelumnya. Ketentuan ini kabarnya akan diberlakukan Saudi pada musim haji 1446 H.
Sebelumnya, Menag dan Menhaj Saudi bertemu di Jeddah, pada hari Minggu (12/1). Menag didampingi Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang, Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Mochammad Irfan Yusuf, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief, serta Konjen RI di Jeddah Yusron Ambary.
Dalam kesempatan pertemuan itu, Menag juga mengapresiasi pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang selalu mendukung perbaikan program penyelenggaraan haji tiap tahunnya seperti yang juga dilakukan oleh pemerintah Indonesia.
Baca dong https://reporter-channel.com/onh-tahun-2025-turun-4-juta-rupiah/



