42 Pesawat Tempur Rafale Akan Tiba Di Indonesia

42 Pesawat Tempur Rafale Akan Tiba Di Indonesia

Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono bertemu Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin untuk membahas soal kedatangan pesawat tempur Rafale asal Prancis, di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan) Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2025).

Dalam siaran pers resmi yang kami terima di Jakarta, Kamis (9/1/2025) Kepala Staf TNI AU melaporkan bahwa pesawat Rafale pesanan Kementerian Pertahanan itu akan datang pada tahun 2026.

“Pesawat-pesawat Rafale iku kemudian akan ditempatkan di Pekanbaru dan Pontianak,” kata Marsekal Mohamad Tonny Harjono.

Selain itu, Kepala Staf TNI AU juga membahas soal program pelatihan penerbang untuk calon pilot pesawat Rafale yang akan memperkuat Skuadron pertahanan udara nasional Indonesia itu. Program pelatihan itu menurut Marsekal Tonny, nantinya akan melibatkan instruktur dari Prancis.

Dalam pertemuan dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang berlangsung secara tertutup itu, Kepala Staf TNI AU juga sempat menyisipkan pembahasan soal penyebaran skuadron serta pemanfaatan infrastruktur di wilayah Timur untuk memperkuat pertahanan udara.

Dalam pertemuan itu, Kepala Staf TNI AU didampingi sejumlah pejabat tinggi TNI AU antara lain Asisten Personalia KSAU Marsda TNI Djohn Amarul, Asisten Perencanaan Umum KSAU Marsda TNI Ian Fuady, Asisten Logistik KSAU Marsda TNI Age Wiraksono, serta Asisten Operasi KSAU Marsda TNI Minggit Tribowo.

Dua tahun lalu Indonesia telah memutuskan untuk membeli pesawat tempur jenis Rafale yang diproduksi oleh Prancis itu. Kementerian Pertahanan telah memborong 42 jet tempur Rafale buatan Dassault Aviation Prancis setelah kontrak pembelian tahap ketiga untuk 18 unit terakhir efektif.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan yang saat itu dijabat Brigadir Jenderal TNI Edwin Adrian Sumantha mengatakan bahwa kontrak efektif itu menjadi dasar Dassault Aviation mulai memproduksi 18 unit terakhir jet tempur Rafale pesanan Indonesia.

Kementerian Pertahanan RI sebelumnya telah mengefektifkan kontrak pengadaan kontrak pengadaan tahap pertama dengan Dassault Aviation pada September 2022 sejumlah enam unit, dan Agustus 2023 sejumlah 18 unit. “Totalnya, pengadaan pesawat tempur Rafale oleh Kementerian Pertahanan RI berjumlah 42 unit,” kata Edwin.

Pesawat Rafale pertama pesanan Indonesia itulah yang dijadwalkan akan tiba di tanah air pada awal 2026.

Share Here: