Ketegangan Iran-Israel Memanas, PV Sindhu Absen di All England 2026

Pebulu tangkis andalan India, PV Sindhu, dipastikan absen dari turnamen bergengsi All England Open Badminton Championships 2026 setelah sempat tertahan di Dubai akibat meningkatnya konflik Iran-Israel yang berdampak pada penutupan wilayah udara di sejumlah negara Timur Tengah.
Sindhu sebelumnya dijadwalkan tampil di babak 32 besar melawan wakil Thailand, Supanida Katethong, di Birmingham. Namun, sejak 28 Februari ia terjebak di Dubai menyusul eskalasi serangan di kawasan Teluk yang dipicu rangkaian aksi militer antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
Penutupan wilayah udara dan pembatalan ratusan penerbangan membuat perjalanan Sindhu menuju Inggris terganggu. Bandara Internasional Dubai juga terdampak situasi keamanan sehingga operasional penerbangan sempat dibatasi.
Dalam pernyataannya usai kembali ke Bengaluru pada Selasa (3/3/2026), Sindhu mengaku bersyukur telah tiba dengan selamat di rumah.
“Beberapa hari terakhir terasa intens dan penuh ketidakpastian, tetapi saya sangat bersyukur bisa kembali ke rumah. Terima kasih kepada otoritas Dubai, staf bandara, imigrasi, dan semua pihak yang membantu kami di masa sulit ini,” ujar peraih dua medali Olimpiade tersebut.
Menyikapi hal ini, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) bersama panitia All England menyatakan terus memantau perkembangan geopolitik di Timur Tengah dan dampaknya terhadap perjalanan atlet.
“Keselamatan dan kesejahteraan atlet, ofisial, dan seluruh tim pendukung adalah prioritas utama kami,” demikian pernyataan resmi BWF.
Eskalasi konflik juga memicu kekacauan perjalanan udara global (air travel chaos), dengan maskapai membatalkan dan mengalihkan rute penerbangan demi menghindari wilayah udara yang dianggap berisiko.
Akibat situasi tersebut, Sindhu dipastikan melewatkan All England tahun ini tanpa sempat memainkan satu pertandingan pun. Ia menyatakan akan mengambil waktu untuk memulihkan diri dan mengevaluasi agenda turnamen selanjutnya.
All England sendiri merupakan salah satu turnamen tertua dan paling prestisius di kalender bulu tangkis dunia. Absennya Sindhu menjadi salah satu dampak langsung konflik geopolitik terhadap dunia olahraga internasional, yang kini ikut terdampak ketegangan kawasan yang kian meluas.



