
Kepala BNN: Vape Alat Bantu Berhenti Merokok Adalah Ilusi
Jakarta – Menarik ini dengan temuan yang diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN). Rokok elektrik atau vape bisa menjadi pintu masuk narkoba. Kepala BNN Suyudi Ario Seto bahkan menyebut narasi vape sebagai alat bantu berhenti merokok adalah ilusi.
Menurut Kepala BNN Suyudi, vape atau rokok elektrik menjadi sarana tepat untuk bersembunyi dan bertransformasi dari alat konvensional seperti penggunaan zat adiktif sabu pada bong.
“fakta tak terbantahkan bahwa vape telah menjadi sarana efektif atau media baru untuk mengkonsumsi narkoba dan zat psikoaktif baru,” sebut Suyudi di Jakarta, Rabu (18/2).
Dari temuan BNN, Suyudi menegaskan bahwa narasi vape sebagai alat berhenti merokok merupakan ilusi yang tidak teruji secara ilmiah.
“Saya tegaskan disini bahwa narasi vape sebagai alat bantu berhenti merokok adalah ilusi yang belum terbukti efektif secara ilmiah. Alih-alih sebaliknya, produk ini justru mendapat pintu masuk baru,” ungkap suyudi.
Suyudi juga menjelaskan vape tidak dapat langsung diketahui isi kandungannya saat digunakan, termasuk harum asap yang dikeluarkan alat tersebut. Banyak ditemukan zat adiktif berupa sabu cair, etomidate, dan jenis narkoba baru lainnya.
Suyudi menjelaskan cairan atau e-liquid dari vape mengandung narkotika golongan satu dan dua berupa nikotin, propilen, glikol, gliserin, dan sejumlah zat adiktif dengan jenis koktail kimia.
Baca:Ortu Wajib Tahu, Lima Ribu Vape Isi Narkoba Disita Polisi


