Kenaikan Yesus Kristus: Makna Teologis dan Jadwal Misa Di Jakarta 2026

Kenaikan Yesus Kristus: Makna Teologis dan Jadwal Misa Di Jakarta 2026

Jakarta – Kamis, 14 Mei 2026, umat Kristiani merayakan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus. Berbeda dengan Natal atau Paskah yang kerap menjadi sorotan luas, Kenaikan Yesus kerap luput dari perhatian, padahal peristiwa ini diyakini sebagai penyempurna dari kebangkitan Kristus itu sendiri.

Kenaikan Yesus diperingati 40 hari setelah Paskah. Bagi umat Katolik, momen ini bukan sekadar penanda kepergian Yesus dari bumi, melainkan pembuka jalan bagi datangnya Roh Kudus pada hari Pentakosta, yang hadir sebagai penghibur dan pemandu iman bagi umat manusia.

Banyak orang berhenti pada kebangkitan Yesus dan menganggap cerita telah usai. Namun sejumlah teolog menegaskan, kebangkitan tanpa kenaikan adalah narasi yang tidak lengkap.

Teolog Gerrit Scott Dawson, dalam bukunya Jesus Ascended: The Meaning of Christ’s Continuing Incarnation, menyatakan bahwa kebangkitan membutuhkan kenaikan untuk bisa disebut tuntas. Senada dengan itu, teolog Michael Horton menilai bahwa selama ini kenaikan hanya diperlakukan sebagai “tanda seru yang memukau” bagi kebangkitan, bukan sebagai peristiwa baru yang berdiri sendiri, demikian dikutip dari artikel Patrick Schreiner di Lexham Press berjudul The Ascension of Jesus: What It Is, Why It’s Often Overlooked & More (28 April 2023).

Dalam tradisi Kristen, Kenaikan Yesus menandai dimulainya tahap baru: Kristus yang bangkit kini duduk di takhta kemuliaan, menjalankan peran-Nya sebagai nabi, imam, dan raja secara penuh. Teolog Andrew Murray bahkan menyebut Kenaikan sebagai “mahkota dari segalanya”, puncak dari keseluruhan karya keselamatan, dalam karyanya The Holiest of All: An Exposition of the Epistle to the Hebrews.

Kata-kata terakhir Yesus sebelum terangkat ke surga pun sarat makna. Dalam Kisah Para Rasul 1:8, Ia berkata kepada para murid: “Kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku… sampai ke ujung bumi.”

Jadwal Misa di Jabodetabek

Untuk menyambut hari raya ini, sejumlah gereja di wilayah Jakarta dan sekitarnya telah merilis jadwal Perayaan Ekaristi, mulai dari misa vigili pada Rabu (13/5/2026) hingga misa hari raya pada Kamis (14/5/2026).

Rabu, 13 Mei 2026 – Misa Vigili

Gereja Santa Regina, Bintaro: 19.00 WIB
Kapel Bahtera Kasih & Gereja Ratu Rosari, Jagakarsa: 17.30 WIB
Gereja St. Matius Penginjil & St. Barnabas, Bintaro/Pamulang: 17.00 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 – Hari Raya

Jakarta Pusat dan Barat
Gereja Katedral Jakarta: 06.00, 09.00, 17.00 WIB
Gereja Trinitas, Cengkareng: 06.30, 09.00, 17.00 WIB
Gereja Maria Bunda Karmel, Tomang: 06.30, 09.00, 11.30, 16.30, 19.00 WIB
Jakarta Selatan
Gereja St. Perawan Maria Ratu (Blok Q): 07.00, 09.00, 11.00 (English), 16.30, 18.30 WIB
Gereja St. Yohanes Penginjil (Blok B): 07.00, 09.00, 11.00, 16.30, 18.00 WIB
Gereja Keluarga Kudus, Pasar Minggu: 07.00, 09.30, 17.00 WIB
Jakarta Utara
Gereja St. Yohanes Bosco, Danau Sunter: 06.00, 08.00, 10.30 (English), 18.00 WIB
Gereja Santo Lukas, Sunter: 06.00, 08.30, 11.00, 17.00 WIB
Gereja Regina Caeli, PIK: 08.00, 10.30, 15.00, 17.00 WIB
Tangerang dan Banten
Gereja St. Matius Penginjil, Bintaro: 06.00, 08.30, 11.00, 17.00 WIB
Gereja St. Laurensius, Alam Sutera: 07.00, 09.30, 17.00 WIB
Gereja St. Monika, Serpong: 06.00, 08.30, 17.00 WIB
Bekasi dan Sekitarnya
Gereja Ibu Teresa, Cikarang: 06.00, 08.30, 16.30 WIB
Gereja St. Albertus Agung, Harapan Indah: 06.00, 08.30, 17.30 WIB
Gereja Santo Bartolomeus, Taman Galaxi: 07.00, 19.00 WIB

Jadwal lengkap masing-masing paroki dapat dikonfirmasi langsung melalui pengumuman resmi gereja setempat.

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha