
Indonesia-Turki Teken MoU Pengembangan Jet Tempur KAAN
Jakarta – Indonesia dan Turki menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) kerja sama pengembangan jet tempur generasi kelima KAAN. Penandatanganan MoU itu disaksikan Presiden Prabowo Subianto di sela acara Indo Defence 2024 Expo & Forum di Jakarta International Expo (JiExpo), Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/6/2025).
“Presiden RI Prabowo Subianto menyaksikan pendatangan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dan Sekretariat Industri Pertahanan Republik Turki. Kedua negara sepakat sepakat bekerja sama dalam pengembangan jet tempur generasi kelima KAAN,” tulis siaran pers Kementerian Pertahanan RI.
MoU itu diteken oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kemhan RI Marsdya Yusuf Jauhari dan Sekretaris Industri Pertahanan Turki Haluk Gorgun. Penandatanganan MoU itu juga disaksikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin serta Duta Besar RI untuk Turki Achmad Rizal Purnama.
Dengan penandatanganan MoU ini, berarti Indonesia melalui PT Dirgantara Indonesia secara resmi terlibat dalam pengembangan jet tempur KAAN bersama Turki.
Sementara itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut negerinya akan mengekspor 48 jet tempur ke Indonesia. Hal ini disampaikannya kemarin, Rabu (11/6/2025) melalui media sosial (medsos) X.
“Saya ingin berbagi dengan bangsa saya pertemuan yang sangat tradisional dan indah dengan pesawat nasional kita KAAN (TF-KAAN),” ujarnya dalam bahasa Turki yang kami terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
“Dalam kerangka perjanjian yang kita tandatangani dengan teman dan saudara kita Indonesia, 48 jet Turki akan diekspor ke Indonesia,” tambahnya.
“Saya berharap perjanjian ini akan bermanfaat bagi Turki dan Indonesia, dengan mempertimbangkan kesepakatan yang kuat dan konvergensi industri sabun lokal dan nasional kita.”
Presiden Erdogan pun mengirimkan salam ke Presiden RI Prabowo Subianto. Menurut Erdogan, Presiden Prabowo memainkan peran utama dalam penandatanganan perjanjian.
Presiden Prabowo kemarin membuka pameran alutsista Indo Defence 2024 Expo & Forum. Menurut Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Indo Defence 2024 yang baru digelar tahun ini, diikuti 1.180 peserta eksibisi dengan konfirmasi kehadiran dari 42 negara sahabat melalui 659 perusahaan asing dan 521 produsen di dalam negeri. Pameran akan berlangsung selama empat hari atau hingga Sabtu (14/6/2025).
Baca dong: Presiden Saksikan Penandatanganan 27 MoU Senilai Rp33 triliun di Indo Defence

