
Hindu Youth Leadership Camp 2026, Godok 170 Orang Peserta Generasi Muda Hindu Siap Indonesia Emas 2045
Jakarta – Panitia Pujawali XXI Parahyangan Agung Jagatkartta telah menyelenggarakan kegiatan Hindu Youth Leadership Camp Tahun 2026 pada 15-16 Agustus 2026 di Parahyangan Agung Jagatkartta, Gunung Salak, Bogor. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka Pujawali XXI Parahyangan Agung Jagatkartta.
Hindu Youth Leadership Camp Tahun 2026 dihadiri oleh 170 orang Peserta generasi muda Hindu dari perwakilan Provinsi Jawa Barat, Jakarta dan Banten. Melalui keterangan resmi yang diterima redaksi, Senin (17/8), Hindu Youth Leadership Camp Tahun 2026 yang bertema “Melalui Nilai Vasudhaiva Kutumbakam, Kita Tumbuhkan Generasi Muda Hindu yang Bersatu, Berdaya, dan Berkepemimpinan” ini mengemas kegiatan pelatihan dengan memadukan pendekatan diskusi yang melibatkan para narasumber dan permainan pembelajaran (learning games).
Diskusi menampilkan 4 (empat) narasumber, yaitu Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Pariwisata RI dengan topik “Leading with Purpose in the Digital Era: Membangun Personal Branding yang Autentik, Kreatif, dan Bertanggung Jawab”; KS Arsana, Ketua Umum DPP Prajaniti Hindu Indonesia dengan topik Heartful Leadership in Action: Kecerdasan Emosional, Komunikasi Empatik, dan Kolaborasi untuk Melayani”; Anak Agung Ngurah Wirawan, Direktur Utama PT Danareksa (Persero), dengan topik “Dharma Leadership: Membangun Karakter, Mental Pemenang, dan Kepemimpinan yang Mempersatukan; dan dr. Wayan Mustika (Dokter, Tokoh Spiritual & Penulis) dengan topik “Pemimpin Muda yang Tangguh: Mengelola Stres dan Tekanan Sosial di Era Digital”.
Kegiatan Hindu Youth Leadership Camp Tahun 2026 ini dibuka oleh Ketua Pengurus Harian PHDI Provinsi Jawa Barat, Brigjen. TNI (Purn) I Made Riawan, S. Psi. M. IP yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa PHDI sangat mendukung kegiatan dalam kerangka meningkatkan kualitas SDM Pemuda Hindu, untuk berjejaring, berdiskusi, dan mengasah potensi diri.
“Jadilah pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual (Mokshartham Jagadhita ya ca iti Dharma),” ujar Ketua PHDI Jawa Barat.
Menurut Ketua Panitia Hindu Youth Leadership Camp Tahun 2026, Made Widhi Adnyana Surya Pratita, ST, MT, kegiatan ini bertujuan untuk menunbuhkan potensi kepemimpinan dan memberi bekal keterampilan dasar kepemimpinan pada generasi muda Hindu; Meningkatkan keberanian generasi muda Hindu dalam mengambil peran pemimpin pada semua peluang dimanapun mereka berada; Untuk menjalin simakrama antar pemuda Hindu; Menumbuhkan pemahaman para peserta tentang kepemimpinan yang mandiri dan melayani.
Selanjutnya, Ketua Panitia Pujawali XXI ParahyanganAgung Jagatkartta, Ir. I Putu Wardhana, M. Sc., menyampaikan dalam sambutannya bahwa sasaran kegiatan ini antara lain menanamkan pentingnya trust dalam membangun kepemimpinan; memberi pemahaman atas hal-hal personal dari kepemimpinan, mencakup: karakter, sikap mental, dan kemampuan mengelola kecerdasan emosional sebagai landasan dalam memimpin; memberi pengetahuan dan keterampilan aspek intrapersonal dari kepemimpinan, mencakup: komunikasi, pengelolaan konflik, dan membangun kerjasama dalam memimpin orang lain; memberi pengetahuan tentang aspek organisasi dari kepemimpinan, mencakup: pentingnya visi, memotivasi, dan kemampuan memimpin perubahan; Memperkenalkan dan membiasakan penggunaan teknologi digital dan media sosial secara kreatif dan positif; Memperkenalkan dan membiasakan penggunaan teknologi digital untuk efektivitas kerja tim.
Dalam pelaksanaannya, Hindu Youth Leadership Camp Tahun 2026 mendapat dukungan penuh dari berbagai organisasi Hindu di antaranya Prajaniti Hindu Indonesia Pusat, Prajaniti Hindu Indonesia DKI Jakarta, DPP Peradah Indonesia DKI Jakarta dan PC KMHDI Bogor. Sekalipun program pelatihan Hindu Youth Leadership Camp Tahun 2026 dikemas hingga dua hari, peserta tetap antusias dan semangat dalam mengikuti setiap kegiatan pelatihan.
Dalam keynote Speaker, Ni Luh Puspa berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan rasa percaya diri generasi muda Hindu, khususnya perempuan untuk siap menjadi pemimpin di masa depan. Sedangkan dalam paparan KS Arsana menyampaikan ada enam Karakter Dharma Leadership, yaitu Satya, kejujuran dan integritas, Dharma, bertindak sesuai nilai dan kebenaran, Shanti, tenang dalam tekanan, Prema, kepedulian dan kasih terhadap sesama, Ahimsa, komunikasi dan tindakan yang bijaksana, tanpa kekerasan sekaligus berani menegakkan kebenaran, Karma Yoga, bekerja tulus tanpa ego berlebihan.
Selanjutnya dalam penyampaian oleh Ngurah Wirawan, menyampaikan pentingnya menjaga integritas sebagai pemimpin, aktif dalam organisasi, menjaga networking dan berani dalam mengambil keputusan serta tampil di depan publik. Sesi terakhir oleh dr. Wayan Mustika menyampaikan, syarat menjadi pemimpin tangguh adalah kuasai diri sebelum menguasai tim, ada kompas nilai yang jelas dan tegas, literasi digital dan batasan digital, kecerdasan emosi (EQ) melebihi IQ, jaringan pendukung yang sehat, ketahanan fisik dan energi, mentalitas belajar dan melebur.
Setelah sesi berakhir dilanjutkan penutupan oleh perwakilan Yayasan Giri Taman Sari, Bapak I Gede Mertanadi, menyampaikan bahwa kegiatan Hindu Youth Leadership Camp 2026 sebagai persiapan menuju Generasi Emas Tahun 2045, peningkatan SDM dalam pembangunan Indonesia agar mampu bersaing secara global. Menyikapi besarnya animo generasi muda Hindu mengikuti program pelatihan Hindu Youth Leadership Camp Tahun 2026, berharap tahun-tahun berikutnya untuk menyelenggarakan program serupa berskala nasional bahkan internasional.
Baca:Prabowo Kenalkan Susanah, Buruh Pengupas Bawang Penerima PKH dengan Upah Rp700 Ribu/Kg



