
“Hidup Jokowi!,” kata Prabowo
Jakarta – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Prabowo Subianto mengucapkan terima kasih kepada mantan Presiden Joko Widodo yang sudah mendukungnya pada Pemilu 2024. Sehingga, ia dan Gibran Rakabuming Raka bisa meraih 58 persen suara rakyat, dan terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia.
“Saya katakan di sini, karena kita didukung oleh Presiden ke-7. Tepuk tangan yang semangat (untuk Jokowi),” kata Prabowo pada puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Partai Gerindra di SICC, Kabupaten Bogor, Sabtu (15/2/2025).
Prabowo lalu meminta kadernya untuk bertepuk tangan lebih bersemangat sebagai bentuk apresiasi kepada bekas Wali Kota Solo itu. Para kader pun langsung merespons dengan bertepuk tangan lebih keras. Prabowo kemudian bahkan meneriakan, “Hidup Jokowi… Hidup Jokowi!” teriaknya.
Setelah itu, secara bersama-sama Kader Gerindra pun mendendangkan lagu untuk mengucapkan rasa terima kasih mereka kepada Jokowi. “Terima kasih.. terima kasih… Pak Jokowi… terima kasih,” demikian para kader Gerindra di seluruh gedung pertemuan itu melantunkan lagu.
Dalam pidato itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menghormati para pemimpin sebelumnya dan melihat kebaikan yang telah mereka lakukan untuk bangsa. “Kita harus menghormati, cari kebaikan, bukan kejelekan. Semua pendahulu kita, semua wapres kita, semuanya punya jasa dan kebaikan,” ujarnya.
Prabowo mengakui bahwa setiap pemimpin memiliki kekurangan dan kesalahan. “Tapi, mereka telah berbuat yang terbaik bagi rakyat Indonesia. Mari lah kita kenang kebaikan-kebaikan itu dan belajar dari kekurangan,” ujarnya.
Sementara itu, dalam refleksi 100 hari kepemimpinannya, Prabowo mengatakan bahwa sudah banyak hal yang dilakukan. Namun, ia menegaskan bahwa perjalanan masih panjang. “Dalam 100 hari, Alhamdulillah kita telah berbuat banyak, tapi ini belum apa-apa. Rakyat mengharapkan lebih dari kita dan kita jangan besar kepala,” katanya.
Prabowo menilai bahwa transisi kekuasaan dari Presiden Jokowi kepada dirinya adalah salah satu yang paling mulus dalam sejarah. Tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia. Ia membandingkan kondisi di Indonesia dengan negara-negara lain yang mengalami gejolak dalam pergantian kepemimpinan.
“Kita lihat setiap malam, tiap hari, jutaan rakyat tidak punya rumah, jenderal satu lawan jenderal lainnya, panglima angkatan darat mau diturunkan oleh wakilnya. Loh, sudah sama-sama jenderal kok? Kita bersyukur pemimpin kita tidak mendidik kita seperti itu,” kata Prabowo.
Prabowo juga mengapresiasi peran Jokowi dalam membantu transisi pemerintahan. “Pak Jokowi telah membantu. Sebelum saya dilantik, beliau sudah membantu sehingga hasil 100 hari ini bukan 100 hari, mungkin 200 hari sebelum serah terima,” katanya.
Salah satu capaian yang menjadi sorotan dalam pidato Prabowo adalah keberhasilan program Badan Gizi Nasional (BGN). Ia mengungkapkan bahwa percepatan kerja BGN tak lepas dari peran Jokowi. “Siapa yang membentuk BGN? Siapa yang tanda tangan? Sebelum Oktober, yang bentuk adalah Pak Joko Widodo,” ujarnya.
Dengan langkah itu, Prabowo menyebut program gizi nasional dapat berjalan lebih cepat. “Hari ini, saya diberitahu bahwa sudah 770 ribu anak yang mendapatkan manfaat. Akhir bulan Februari diharapkan sudah mencapai 1 juta anak, dan pada akhir Juli bisa mencapai 6 juta anak,” katanya.



