Haaland Dwigol, Brasil Tersingkir dan Neymar Pamit dari Timnas

Haaland Dwigol, Brasil Tersingkir dan Neymar Pamit dari Timnas

Erling Haaland tampil sebagai pahlawan Norwegia dengan mencetak dua gol di babak kedua, memastikan negaranya melaju ke perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Kekalahan ini sekaligus menjadi akhir perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026, dan momen itu dipilih Neymar untuk mengumumkan pengunduran dirinya dari tim nasional.

“Saya sudah mencoba,” ucap Neymar usai laga di MetLife Stadium.

“Semuanya dimulai di sini, dan saya mengakhirinya di sini juga. Sekarang sudah selesai,”lanjutnya.

Brasil sebenarnya lebih dulu mendapat peluang emas lewat penalti, namun eksekusi Bruno Guimaraes gagal berbuah gol. Norwegia balas menekan, dan Haaland yang sempat tampil senyap akhirnya pecah keheningan pada menit ke-79 lewat sundulan yang lolos dari kawalan Gabriel, memanfaatkan umpan silang Andreas Schjelderup.

Striker Manchester City itu menuntaskan kemenangan timnya pada menit ke-90 lewat tembakan keras dari luar kotak penalti. Brasil sempat memperoleh penalti kedua di masa-masa akhir setelah wasit Ismail Elfath menilai Leo Ostigard melanggar Casemiro, dan Neymar sukses menjadi eksekutor.

Namun gol itu hanya berstatus penghibur bagi Selecao, yang untuk pertama kalinya sejak 1990 gagal menembus perempat final.
Kapten Brasil, Marquinhos, meminta publik bersabar terhadap generasi baru timnya.

“Kami minta masyarakat bersabar dan mendukung generasi baru ini sejak awal,” katanya.

Di perempat final, Norwegia akan menghadapi Inggris yang akan digelar di Mexico City.

Masa Depan Ancelotti Dipertanyakan

Kekalahan ini membuka kembali sorotan terhadap posisi pelatih Carlo Ancelotti. Sepanjang laga, Brasil hanya menguasai bola 33,5 persen dan lebih banyak mengandalkan serangan balik, namun gagal memaksimalkan peluang yang ada.

Dari 14 percobaan yang dilepaskan, hanya empat yang mengarah ke gawang, dengan expected goals (xG) 2,73, jauh lebih tinggi dibanding Norwegia yang hanya mencatat xG 0,84.

Ancelotti ditunjuk menangani Brasil pada Mei 2025 usai hengkang dari Real Madrid, dan berperan penting mengantar Selecao lolos ke Piala Dunia. Meski kontraknya masih berlaku hingga 2030, hasil buruk ini diperkirakan akan memicu perbincangan soal masa depannya lebih cepat dari perkiraan.

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha