H+2 EMPICSC 2026, Tim Dihadang Suhu Ekstrem Dan Dinding Es Meleleh

H+2 EMPICSC 2026, Tim Dihadang Suhu Ekstrem Dan Dinding Es Meleleh

Jakarta – Tim Ekspedisi Merah Putih Ice Climbing Siguniang China (EMPICSC) 2026 berhasil menyelesaikan target pemanjatan dinding es dengan total ketinggian 230 meter. Misi di hari kedua itu, tim EMPICSC sempat dihadang suhu ekstrem minus 18 derajat celcius serta dinding es yang meleleh yang membahayakan pemanjat.

Hadangan suhu udara dan medan ekstrem mewarnai misi pemanjatan dinding es tim EMPICSC 2026 di hari kedua.

Pembina tim EMPICSC 2026 Mayjen Purn TNI Asrobudi mengatakan suhu udara ekstrem yang dihadapi tim saat itu mencapai 18 derajat dibawah nol. Kendala medan juga dirasakan tim dimana jalur pemanjatan Qiyuanyinjie tertutup salju tebal sehingga untuk mencapainya dilakukan susur sungai beku sepanjang 200 meter lebih menanjak serta sebagiannya dipanjat tanpa menggunakan tali. Kondisi ini cukup menguras energi di tengah upaya tim berpacu dengan waktu.

Meski begitu, di hari kedua tim berhasil menyelesaikan target panjat dinding es setinggi 230 meter.

“Total dinding es yang bisa dipanjat 230 meter, kita mencapai 200 meter dari titik pertama pemanjatan terdiri dari pich 1 30 meter, lead kesulitan WI2. pich 2 WI1 yakni 20 meter menggunakan teknik moving together. Lalu pich 3 70meter. Dan lead pich 4 WI2+ 50 meter dilakukan moving together pich 5  WI4+ dan WI5 40 meter di lead dan tope rope,” beber Asrobudi, Selasa (10/2).

Asrobudi menambahkan, pemanjatan terhenti sampai ketinggian 200 meter yakni di jalur Xiao xue tang 2 dikarenakan es mulai tidak stabil.

“es sudah mulai tidak stabil atau mencair dan di sarankan turun oleh pemandu yang mendampingi jika di lanjut akan berbahaya,” katanya.

Tim EMPICSC masih memiliki 3 hari untuk melaksanakan misi penaklukan panjat es Gunung Siguniang China, sebelum kemudian nantinya dijadwalkan bertolak pulang ke tanah air pada 15 Februari 2026. Bravo tim EMPICSC 2026!
Baca:Tim EMPICSC 2026 Panjat Es Gunung Siguniang China

Share Here: