Erupsi Gunung Anak Krakatau, Level Siaga Bikin Kapal Dilarang Berlayar Radius 5Km

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Level Siaga Bikin Kapal Dilarang Berlayar Radius 5Km

Jakarta – Gunung Anak Krakatau (GAK) mengalami erupsi dan berada di level III (Siaga). Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Bakauheni Lampung Selatan mengeluarkan peringatan kepada seluruh nakhoda yang melintas di Selat Sunda.

Larangan dikeluarkan Kepala KSOP Kelas IV Bakauheni, Suratno, bagi kapal berlayar mendekati kawah aktif Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 Km.

Larangan tersebut diberlakukan sebagai langkah antisipasi terhadap meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

“Seluruh nakhoda juga diminta mewaspadai potensi lontaran material vulkanik, hujan abu, hingga gangguan terhadap keselamatan pelayaran,” kata Suratno, Minggu (5/7).

Saat ini, Suratno mengatakan aktivitas penyeberangan Bakauheni-Merak masih normal. Dia menyebut penyeberangan belum terdampak peningkatan status gunung tersebut.

“Untuk saat ini jalur Bakauheni masih aman. Aktivitas pelayaran penyeberangan masih berjalan normal,” kata dia.

Menurutnya, hingga siang hari terdapat 28 kapal yang beroperasi melayani penyeberangan melalui tujuh dermaga di Pelabuhan Bakauheni.

Pihak KSOP terus memantau perkembangan aktivitas GAK melalui koordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Informasi resmi dari Kementerian ESDM menjadi acuan dalam menentukan langkah mitigasi di sektor pelayaran.

Selain kapal penyeberangan, peringatan juga ditujukan kepada kapal nelayan dan kapal wisata yang beroperasi di sekitar Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, dan perairan sekitarnya. Mereka diminta tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau selama status Siaga masih berlaku.

Baca:Monumen Pancasila Sakti Bakal Direvitalisasi

Share Here:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha