
Dzikir Pagi, Al-Fajr Ayat 1-2: Manfaatkan, Keutamaan 10 Hari Bulan Zulhijjah
Jakarta – Kita sebagai umat muslim beruntung memiliki mukjizat agung yakni Al-quran, yang menjadi petunjuk dan pegangan kita dalam perilaku keseharian. Dalam kandungan surat dan setiap ayatnya, memiliki makna agung yang jika diimani dan dipraktekkan dengan benar, insyaAllah jadi tuntunan hidup paling mulia. Salah satunya adalah Surat Al-Fajr Ayat 1-2. Apa dan bagaimana makna ayat ini, berikut tafsir selengkapnya.
Surat Al-Fajr Ayat 1-2:
وَالْفَجْرِ
وَلَيَالٍ عَشْرٍ
Arab Latin:
Wal-fajr(i). Wa layālin ‘asyr(in).
Artinya:
Demi waktu fajar,
Demi malam yang sepuluh,
Tafsir Ringkas Kemenag:
Demi fajar, yaitu awal mula terangnya bumi setelah kegelapan malam sirna. Pada waktu ini manusia memulai aktivitasnya. Di balik kemunculan fajar itu pasti ada Zat Yang Mahaperkasa.
Demi malam yang sepuluh, yaitu sepuluh hari pertama bulan Zulhijah. Mereka yang beramal saleh pada hari-hari tersebut akan mendapat pahala yang sangat agung.
Akan tetapi, ada yang berpendapat bahwa yang dimaksud adalah sepuluh hari pertama bulan Muharram, atau sepuluh hari pertama bulan Ramadan, atau sepuluh hari pertama setiap bulan.
Wallohu A’lam Bishowab.
Baca:Dzikir Pagi, Al-Hadid Ayat 20: Mukmin Tidak Larut, Ingat Fase Dunia Dan Akhirat



